Rumpun Bambu Menggunung Jembatan Sambi
Rumpun Bambu Nyangkut di Jembatan Penghubung Sambi-Banyudono Boyolali, Potensi Gerus Pondasi
Rumpun bambu ini tersangkut setelah terbawa arus sungai deras saat hujan lebat yang terjadi pada Kamis (20/2/2025) petang.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah rumpun bambu tersangkut di jembatan penghubung kecamatan Sambi-Banyudono.
Rumpun bambu ini tersangkut setelah terbawa arus sungai deras saat hujan lebat yang terjadi pada Kamis (20/2/2025) petang.
Pantauan TribunSolo.com, Jumat (21/2/2025) rumpun bambu ini menutup hampir separoh aliran sungai.
Rumpun ini tersangkut pada pilar tengah jembatan yang menghubungkan Desa Canden, Sambi dengan Desa Denggungan, Kecamatan Banyudono.
Tumpukan rumpun bambu ini juga terlihat menggunung dari dasar Sungai.
"Nanti kalau hujan besar lagi, arus deras cukup mengkhawatirkan jembatannya," kata Slamet, salah satu warga setempat.

Dia menyebut, rumpun bambu ini terus tertekan oleh aliran sungai.
Tekanan itu pun semakin besar sejurus dengan tingginya arus sungai.
Arus sungai yang tertutup pun juga berpotensi bisa menggerus pondasi jembatan.
"Ya kalau tidak segera dibersihkan. Bisa berdampak ke jembatannya," tambahnya.
Baca juga: Tak Berizin, BBWSBS Segel Pembangunan Reklame di Sedimentasi Sungai Pepe Boyolali
Rajiman warga lainnya menambahkan volume bambu ini jumlahnya yang nyangkut ini sangat banyak.
Sehingga akan memakan waktu lama jika pembersihan dilakukan secara manual.
"Kalau ini harus pakai gergaji mesin. Kalau cuma pakai parang atau gergaji biasa lama. Belum lagi kalau siang sampai sore hujan," tambahnya.
(*)
Technopark Batal Jadi Kelas Sementara, Bagaimana Nasib Calon Siswa Sragen Pendaftar Sekolah Rakyat? |
![]() |
---|
Haru Bupati Hamenang Hadiri Jambore Pramuka Anak Berkebutuhan Khusus, Bawa Semangat Klaten Inklusif |
![]() |
---|
Ajang MTA 2025: CEO Tribun Network Dahlan Dahi Dinobatkan sebagai Tokoh Media Berpengaruh |
![]() |
---|
Sosok Mbah Dirjo, Warga Ngemplak Tewas Terjatuh saat Pasang Atap di Solo, Usia 88 Tahun Masih Nukang |
![]() |
---|
Pindah Buku Semudah Potong Kuku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.