Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Reklame Bermasalah di Boyolali

Tak Berizin, BBWSBS Segel Pembangunan Reklame di Sedimentasi Sungai Pepe Boyolali

Reklame yang ada di selatan Bandara Adi Soemarmo Boyolali disorot BBWSBS. Keberadaan reklame tersebut bermasalah dan disegel.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pembangunan reklame di Sungai Pepe di Timur jembatan selatan Bandara Adi Soemarmo, Boyolali pada Kamis (6/2/2025). BBWSBS menyegel bangunan tersebut karena bermasalah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pembangunan reklame di sungai Pepe yang ada di timur jembatan selatan Bandara Adi Soemarmo, Boyolali diduga bermasalah.

Hal itu terlihat dari pita kuning bertuliskan PPNS line yang mengelilingi balok beton penyangga besi konstruksi reklame itu.

Pantauan TribunSolo.com, konstruksi ini berada di area sungai.

Cor beton ditanam di lahan pasang surut sungai.

Kemudian di bagian atas terlihat rangkaian dudukan reklame yang belum terpasang sempurna di puncak bentangan.

Nampak juga di lokasi holo besi yang sudah dilas menjadi rangkaian persegi panjang.

Ada juga besi pipa panjang dan aneka potonganya.

Papan bekisting kolong juga masih berserakan di area konstruksi.

Baca juga: Simpang Joglo Solo yang jadi Proyek Peninggalannya Banjir, Wapres Gibran Minta BBWS Cari Solusi

Wahyono, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), membenarkan penyegelan ini.

Penyegelan ini dilakukan karena pembangunan reklame itu berada di bagian ruang sungai.

"Jadi membangun tidak berizin. Sehingga kami membuat teguran dan penyegelan supaya tidak berlanjut untuk diselesaikan," ujarnnya saat dihubungi TribunSolo.com, Kamis (6/2/2025).

Pembangunan reklame yang berada di bagian sungai.

Pondasi ditancapkan di tanah sedimentasi sungai.

Padahal seharusnya, di bagian itu tak boleh ada bangunan karena  menggangu penggelontoran sedimentasi.

Selain mengganggu aliran sungai, pembangunan itu berdampak langsung pada tanggul sungai.

"Perkuat pada tebing sebelah kiri sudah ada yang retak. Itu harus dibongkar," tambahnya.

Pihaknya yang telah menerima informasi pemilik bangunan itu sudah mengirimkan surat.

Pihaknya pun telah mengirimkan surat teguran untuk melakukan pembongkaran bangunan tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved