CPNS 2024

BKN Siap Bantu CPNS yang Terlanjur Resign Bisa Bekerja di Kantor Lama Sampai September 2025

BKN menyebut bantuan yang diberikan berupa komunikasi dengan perusahaan lama melalui pemangku kepentingan terkait.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
DEMO PNS - Demo guru honorer dan tenaga pendidik (tendik) honorer di halaman Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (13/1/2025). BKN mengaku bakal bantu CPNS 2024 yang sudah terlanjur resign bisa bekerja di kantor lama sampai September 2025. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNSOLO.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan membantu calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 yang kadung mengundurkan diri atau resign supaya bisa bekerja di kantor lamanya.

Informasi itu disampaikan Kepala BKN, Zudan Arif.

Dia menyebut bantuan yang diberikan berupa komunikasi dengan perusahaan lama melalui pemangku kepentingan terkait.

Baca juga: Komisi II Sebut Ada Salah Paham dengan Kemenpan-RB soal Pengangkatan CPNS : Tak Perlu Tunggu Oktober

"Ini banyak masukan kepada saya untuk menunjukkan empati dari pemerintah karena ada yang sudah telanjur keluar dari pekerjaannya dan sekarang menganggur sebelum mengetahui adanya penyesuaian waktu pengangkatan CPNS," kata Zudan dalam rapat koordinasi yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (10/3/2025), dilansir dari Antara.

Dalam rapat koordinasi itu, dia berharap adanya usulan dari berbagai pemangku kepentingan mengenai rencana itu.

Jika para pemangku kepentingan terkait menyetujui usulan itu, ia akan meminta para instansi kementerian/lembaga bisa mendata perusahaan para CPNS yang telanjur mengundurkan diri tersebut untuk dihubungi oleh BKN.

 Jika CPNS tersebut sebelumnya bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Zudan menuturkan, pihaknya akan menghubungi Kementerian BUMN agar CPNS itu bisa kembali bekerja untuk sementara waktu.

Baca juga: Resmi! Menpan RB Tunda Pengangkatan CASN Seleksi 2024 : CPNS Diangkat Oktober 2025, PPPK Maret 2026

Sedangkan jika PNS tersebut sebelumnya bekerja di perusahaan swasta atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maka BKN akan menghubungi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) atau pemerintah daerah (pemda).

Meski upaya itu belum tentu berhasil dan dikabulkan semuanya oleh perusahaan yang sudah ditinggalkan CPNS, dia mengaku akan tetap mencoba cara tersebut apabila disetujui para pemangku kepentingan terkait.

"Kalau kami tidak berupaya pasti tidak ada hasil. Tapi kalau kami berupaya kemungkinannya masih ada dua, gagal atau berhasil untuk mengembalikan yang bersangkutan bisa bekerja kembali sampai dengan 30 September 2025 karena 1 Oktober 2025 sudah masuk sebagai CPNS," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mengatakan bahwa jadwal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) disesuaikan menjadi Oktober 2025.

Baca juga: Gagal Lolos CPNS Gegara Kurang Tinggi Badan, Buruh Pabrik Boyolali Legowo : Keputusan Panitia Mutlak

Dia menyebut bahwa hal tersebut bukan penundaan, melainkan agar semua CPNS bisa diangkat secara bersamaan.

Menurut dia, hal tersebut mempertimbangkan kebutuhan penataan serta penempatan ASN untuk mendukung program prioritas pembangunan.

"Kan baru diputuskan barusan, DPR sama pemerintah sudah sepakat untuk semuanya akan diselesaikan. Oktober CPNS," kata Rini usai rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Dia pun memastikan bahwa penyesuaian pengangkatan CPNS itu bukan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. 

Pasalnya kata dia, pihaknya perlu menyelesaikan pengumuman-pengumuman terkait CPNS di berbagai instansi.

(Kompas.com)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved