Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

CPNS 2024

Prabowo Bakal Umumkan Nasib CASN 2024 Pekan Ini, Ada Kabar Gembira untuk CPNS dan PPPK Solo?

Menurut Dasco, pemerintah harus cepat-cepat mengangkat para CPNS dan PPPK di tahun 2025 ini.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews/Taufik Ismail
PRABOWO SUBIANTO - Berikut ini respons Prabowo Subianto penundaan pengangkatan CPNS dan CPPPK 2024, Senin (10/3/2025). Prabowo disebut-sebut akan mengumumkan nasib CASN 2024 pekan ini, termasuk untuk CASN di Solo. (Tribunnews/Taufik Ismail) 

Sementara itu, Prabowo yang disebut-sebut bakal mengambil keputusan justru masih irit bicara.

Ketika ditemui pada Kamis (13/3/2025) lalu, ia hanya menegaskan bahwa perkembangan ketentuan pengangkatan CASN 2024 sedang diurus oleh pemerintahannya.

"Ya, lagi diurus semuanya," kata Prabowo, Kamis pekan lalu.

Presiden Prabowo juga menunjukkan gestur jempol “sip” sebagai isyarat yang memperkuat bahwa ketentuan terkait pengangkatan CASN 2024 memang sedang digodok.

Baca juga: Profil Nunung, Pelawak Asal Solo yang Rela Jual Seluruh Aset demi Keluarga, Kini Tinggal di Kosan

Pemkot Solo Ikuti Kebijakan Pusat

Berdasarkan keputusan terbaru, pengangkatan CPNS 2024 akan dilakukan pada 1 Oktober 2025, sementara PPPK baru akan mulai bertugas pada 1 Maret 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono, menanggapi keputusan ini dengan menyatakan bahwa Pemkot Solo akan mengikuti arahan pemerintah pusat, meskipun secara kebutuhan, daerahnya membutuhkan pengangkatan segera.

"Intinya, kita mengikuti kebijakan pusat, Menpan RB dan BKN. Meski secara kebutuhan, kita butuh pengangkatan segera, terutama CPNS untuk menggantikan pegawai yang sudah pensiun," kata Budi di Solo, Selasa (11/3/2025).

Menurut Budi, Kota Solo masih kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

Baca juga: Sambut Lebaran 2025, Polisi di Klaten Sebut Mulai Operasi Ketupat Candi 23 Maret 2025

"Terutama guru dan tenaga kesehatan, kita kekurangan," tambahnya.

Setiap bulan, sekitar 20-30 guru PNS di Solo memasuki masa pensiun. Artinya, kebutuhan untuk pengangkatan baru sangat mendesak.

"Banyak guru yang pensiun, setiap bulan bisa sampai 20-30 orang. Itu berarti kita sebenarnya butuh pengangkatan baru," jelasnya.

Meski demikian, Pemkot Solo sementara ini mengatasi kekosongan tersebut dengan sistem perangkapan jabatan, yang menyebabkan beban kerja pegawai yang ada menjadi lebih berat.

"Kalau ini tertunda, tidak sampai mengganggu pelayanan secara keseluruhan, tetapi beban kerja teman-teman yang sekarang jadi dobel-dobel," ujar Budi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved