Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Wacana SMK Jadi 4 Tahun

Info Wong Solo! Pemerintah Berencana Perpanjang SMK Jadi 4 Tahun, Setahun Persiapan Keluar Negeri

Awalnya, masa studi SMK adalah tiga tahun, namun pemerintah mewacanakan menjadi empat tahun.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Dok. Diskominfo Kabupaten Karanganyar
SISWA MK - Disdikbud Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Natal untuk SMP dan SMA/SMK Kabupaten Karanganyar tahun 2023 yang bertempat di Gedung Kebudayaan Karanganyar, Kamis (04/01/2023) pagi. Pemerintah berencana perpanjang masa studi SMK jadi 4 tahun. 

TRIBUNSOLO.COM - Pemerintah punya rencana menambah masa studi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di beberapa sekolah.

Awalnya, masa studi SMK adalah tiga tahun, namun pemerintah mewacanakan menjadi empat tahun.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkapkan, masa studi empat tahun itu terdiri dari tiga tahun masa studi reguler dan satu tahunnya persiapan untuk bekerja ke luar negeri (LN).

Baca juga: Pembebasan Lahan untuk Bangun SMK di Karangtengah Wonogiri Butuh Rp 1,5 M, Biasa Digunakan Bertani

"Akan ada beberapa SMK yang nanti kami rancang untuk masa studinya bukan 3 tahun, tetapi 4 tahun, dan satu tahun yang terakhir itu adalah persiapan untuk mereka bisa bekerja di mancanegara," kata Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (24/3/2025).

Mu'ti mengatakan, lewat kebijakan ini, pemerintah berharap menjadi solusi bagi banyaknya lulusan SMK yang belum memiliki persiapan kerja.

Pasalnya, pada dasarnya banyak lulusan SMK yang ingin bekerja ke luar negeri namun tidak memiliki persiapan yang cukup untuk bisa mendapat pekerjaan profesional.

"Kita harap bisa menjawab persoalan banyaknya lulusan SMK yang sebenarnya mereka berminat bekerja di mancanegara, tetapi tidak memiliki cukup persiapan untuk dapat berangkat dan bekerja di berbagai negara," ujarnya.

Baca juga: Pembebasan Lahan untuk Bangun SMK di Karangtengah Wonogiri Butuh Rp 1,5 M, Biasa Digunakan Bertani

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam kesempatan sama menjelaskan, perpanjangan satu tahun masa studi ini bisa dilakukan setelah lulus.

"Program yang pas untuk di situ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, ditambah, kami di Kementerian Ketenagakerjaan sedang mencoba juga merumuskan salah satu pembekalan School to Work Transition yang terkait dengan IP digital," kata Yassierli.

Dia menekankan, pentingnya agar lulusan SMK dapat menghadapi perkembangan industri di masa depan sehingga tidak terlalu sulit bagi para lulusan untuk melakukan penyesuaian.

Kata Yassierli, Indonesia menyiapkan tenaga kerja untuk siap menghadapi kondisi perubahan industri ke depan.

"Nantinya, diharapkan tidak sulit bagi mereka untuk melakukan upskilling ataupun reskilling ketika tuntutan industri itu berbeda," ungkapnya.

Ia menambahkan, Indonesia menyiapkan tenaga kerja untuk siap menghadapi kondisi perubahan industri ke depan.

"Ada istilahnya itu adalah Green Economics. Sekarang kita bicara revolusi industri 4.0, mungkin nanti 5.0," jelas Yassierli.

(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved