Cuaca Ekstrem di Solo Raya

Solo Raya Termasuk, Ini Daftar Wilayah Jateng Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem di Masa Libur Lebaran

Hujan intensitas tinggi ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, sehingga masyarakat diimbau waspada.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
WASPADA CUACA ESKTREM : Ilustrasi hujan deras di Wonogiri, belum lama ini. BMKG merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada Kamis (3/4/2025), Solo Raya termasuk. 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merilis peringatan potensi cuaca ekstrem di 21 daerah di Jawa Tengah.

Sejumlah wilayah di eks Keresidenan Surakarta (Solo Raya) diprediksi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.

Hujan intensitas tinggi ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, sehingga masyarakat diimbau terus waspada.

Baca juga: Cuaca di Solo Sekitarnya Tak Menentu, Kadang Panas dan Tiba-tiba Hujan, BMKG Beri Penjelasannya

Prakirawan BMKG, Arif N, pada Rabu (2/4/2025) menjelaskan cuaca cenderung berawan, namun memasuki siang hingga awal malam, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di beberapa daerah. 

"Waspadai ancaman bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga dan pemudik yang melintas atau beraktivitas di daerah rawan bencana," terang Arif, Rabu (2/4/2025).

Berdasarkan data citra satelit, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi seperti Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Temanggung, dan Magelang. 

Selain itu, beberapa daerah di jalur Pantura bagian tengah yang berisiko terdampak antara lain Kudus, Ungaran, Batang, Kajen, Pekalongan, serta Ambarawa.

Baca juga: Penyebab Underpass Joglo Solo Terendam Air Usai Diguyur Hujan, Saluran Air Tersumbat Sampah

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga diprediksi mengguyur wilayah lainnya, seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Pemalang, Brebes, Surakarta, Semarang, dan Tegal.

BMKG mencatat angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 19-32 derajat Celsius dengan kelembaban udara 65-95 persen. 

Untuk kondisi perairan, ketinggian gelombang di perairan utara Jawa Tengah diprediksi mencapai 0,2-1,25 meter, sedangkan di perairan selatan mencapai 1,25-2,5 meter. 

"Sementara ini kondisi masih aman terhadap potensi air laut pasang atau rob," jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat juga diimbau terus memperbarui informasi dari sumber resmi guna mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi. 

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved