Fakta Menarik Tentang Solo
Asal-usul Nama Jebres, Kecamatan di Solo yang Paling Ramai, Ada Dua Versi Belanda dan Lokal
ampai saat ini asal-usul nama Jebres hingga bisa menjadi satu kecamatan di Solo masih misterius.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jebres adalah nama kecamatan di Kota Solo yang terletak di bagian timur.
Wilayah kecamatan di Jebres ini mayoritas berbukit-bukit dan hampir semua pemakaman di kota Surakarta terletak di kecamatan ini.
Jebres juga terkenal karena di sini berdiri ikon-ikon Kota Solo seperti Universitas Sebelas Maret, Institut Seni Indonesia, Lembaga Pendidikan Belarina Privat, Stasiun Solo Jebres, Perumnas Mojosongo, Taman Wisata Jurug, Pasar Gede Harjonagoro, serta Makam Pahlawan Kusuma Bhakti.
Baca juga: Asal-usul Desa Bekonang di Sukoharjo, Ada Kisah Kiai Konang yang Legendaris
Di Jebres juga terdapat berbagai kegiatan industri, sehingga membuat kecamatan satu ini terlihat sibuk dibanding kecamatan-kecamatan lainnya.
Asal-usul Nama Jebres
Sampai saat ini asal-usul nama Jebres hingga bisa menjadi satu kecamatan di Solo masih misterius.
Meski demikian, ada dua versi asal-usul Kecamatan Jebres yang paling terkenal.
1. Versi Kolonial: Nama dari Pengusaha Belanda
Sebagian masyarakat percaya bahwa nama Jebres berasal dari nama seorang pengusaha Belanda bernama Victor J. Pressen, pemilik pengolahan keju bernama Victory.
Nama "Jebres" diduga merupakan perubahan fonetik dari nama J. Pressen atau bahkan berasal dari istilah Belanda seperti Land Forest atau Lanfres, yang kemudian diucapkan menjadi "Jebres" oleh lidah lokal.
Pendapat ini diperkuat oleh catatan kehadiran tokoh-tokoh Belanda di masa kolonial yang memang aktif dalam sektor industri di wilayah Surakarta, termasuk pengolahan hasil pertanian dan peternakan.
Baca juga: Asal-usul Waduk Cengklik yang Kini Jadi Wisata Hits di Boyolali, Warisan Belanda dari 1926
2. Versi Lokal: Jejak Pahlawan Ki Demang Jebres
Versi lain yang tak kalah menarik dan lebih lekat dengan narasi perjuangan lokal datang dari kisah Ki Demang Jebres.
Menurut informasi dari akun Instagram @kanjengnuky, Jebres diambil dari nama tokoh bernama Mbah Demang Jebres yang makamnya kini berada di kawasan Pedaringan, Surakarta.
Ki Demang Jebres dikenal sebagai kepala telik sandi (intelijen) dari pasukan Pangeran Diponegoro.
| Makna Batik Parang yang Dilarang Dikenakan di Keraton Solo dan Mangkunegaran |
|
|---|
| Tempe Gembus Mudah Dijumpai di Angkringan Solo, Ternyata Pernah Jadi Penyelamat Saat Krisis Pangan |
|
|---|
| Kisah Menarik Kelurahan Gajahan di Solo, Ternyata Dulu Tempat Kandang Gajah Milik Keraton Surakarta |
|
|---|
| Contohnya Selat, Ini Sejarah Panjang Kenapa Kuliner di Solo Kebanyakan Bercitarasa Manis |
|
|---|
| Cerita Misteri di Ndalem Kalitan Solo Rumah Soeharto, Konon Gamelan di Sana Berbunyi Tiap Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Tower-UNS-yang-baru-selesai-dikerjakan-berada-di-Jalan-Ir-Sutami-K.jpg)