Fakta Menarik Tentang Solo

Asal-usul Bandar Semanggi, Dulu Pernah Jadi Dermaga Tempat Bersandar Kapal-kapal Besar di Solo

Bandar ini dikenal dengan nama Bandar Semanggi, berlokasi di Kampung Semanggi, tepat di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Anang Ma'ruf
SEJARAH BANDAR SEMANGGI - Taman Baito Rojomolo yang berada di kawasan Semanggi pada 2024 lalu. Dahulu di sini disebut-sebut pernah ada Bandar Semanggi yang jadi tempat berlabuhnya kapal-kapal besar di Solo. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bicara tentang Kota Solo, tak lepas dari Sungai Bengawan Solo.

Namun, mungkin banyak yang belum tahu jika Kota Solo dahulu pernah memiliki bandar atau dermaga besar yang sangat penting dalam jalur perdagangan dan pelayaran di masa lampau.

Bandar ini dikenal dengan nama Bandar Semanggi, berlokasi di Kampung Semanggi, tepat di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Baca juga: Asal-usul Serengan yang Kini Jadi Kecamatan di Solo, Dulu Medan Pertempuran Lawan Belanda

Solo, Kota Perairan yang Strategis

Di masa lalu, Solo bukan hanya pusat kebudayaan, tetapi juga merupakan wilayah perairan yang sangat strategis.

Sungai Bengawan Solo menjadi urat nadi transportasi air dan jalur perdagangan yang vital, menghubungkan Solo dengan wilayah lain di Jawa Tengah bahkan hingga ke Jawa Timur.

Kapal-kapal besar yang berlayar dari wilayah Kerajaan Majapahit dan sekitarnya membawa berbagai komoditas seperti garam, ikan, dan hasil bumi lainnya, dan berlabuh di pelabuhan besar di tepi Bengawan Solo — salah satunya adalah Bandar Semanggi.

Dari pelabuhan ini, barang-barang dagangan diangkut kembali oleh perahu-perahu kecil yang melintasi berbagai anak sungai seperti Kali Pepe, Kali Jenes, dan sungai-sungai lainnya yang mengular di jantung Kota Solo.

Baca juga: Asal-usul The Park Mall Solo Baru, Mall Ikonik Sukoharjo, Tempat Belanja Kelas Menengah ke Atas

Aktivitas perdagangan ini membuat perekonomian Solo tumbuh pesat di masa itu.

Jejak yang Hilang

Sayangnya, seiring berjalannya waktu dan perubahan tata kota, jejak fisik Bandar Semanggi kini sudah tidak bisa ditemukan lagi.

Tak ada bangunan tua atau struktur pelabuhan yang tersisa.

Namun, menurut laman resmi Pemerintah Kota Surakarta, lokasi perkiraan bandar tersebut masih dapat dikenali di Kampung Semanggi, tepatnya di bawah Jembatan Kyai Mojo, Pasar Kliwon.

Untuk mengenang kejayaan masa lalu itu, Pemerintah Kota Surakarta membangun sebuah Taman Bandar Semanggi di titik tersebut.

Baca juga: Asal-usul Nama Banyudono yang Jadi Kecamatan di Boyolali, Kisah Ki Ageng Pandan Arang Disuguhi Air

Taman ini dilengkapi dengan replika kapal sebagai simbol dermaga dan aktivitas pelayaran tempo dulu.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved