Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kecelakaan Maut di Sragen

KRONOLOGI Kecelakaan Maut Libatkan Truk dan 4 Motor di Sragen, Truk Keluar Jalur

Truk yang mengalami kecelakaan maut di Sragen ternyata berjalan keluar jalur.

Istimewa
EVAKUASI. Proses evakuasi korban kecelakaan maut di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Sabtu (10/5/2025) pagi. Satu orang tewas dalam kejadian ini. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kecelakaan maut melibatkan satu truk dan empat sepeda motor terjadi di Jalan Sragen–Ngawi, tepatnya di depan Toko Aki Omega, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, pada Sabtu (10/5/2025) pukul 09.00 WIB.

Kasatlantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satrio Laksono, menjelaskan bahwa kecelakaan berawal ketika truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi H-9597-OV melaju dari arah barat ke timur (Sragen menuju Ngawi).

Di saat yang sama, empat sepeda motor yakni Yamaha Jupiter AD-3559-NY, Honda Scoopy AD-5975-BE, Honda Beat AD-6676-KS, dan Supra X 125 AD-2998-UN berjalan dari arah berlawanan, yakni dari timur ke barat (Ngawi menuju Sragen).

Posisi terdepan diisi oleh motor Yamaha Jupiter.

Menjelang lokasi kejadian, pengemudi truk diduga kehilangan konsentrasi, sehingga truk keluar jalur dan bergerak ke kanan, langsung menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Libatkan Truk dan 4 Motor di Sragen, Satu Tewas

"Setelah menabrak Jupiter, truk terus melaju di badan jalan sebelah selatan dan kembali menabrak Honda Scoopy, Honda Beat, dan Supra X 125 hingga para pengendara terjatuh," ujar Kukuh.

Akibat kejadian tersebut, satu pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia, yakni pengendara Honda Scoopy bernomor polisi AD-5975-BE.

Korban tewas diketahui berinisial PTA (21) warga Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.

“Kondisi korban mengalami cedera kepala berat, dahi robek, serta patah pada kaki kanan dan kiri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia,” lanjut Kukuh.

Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved