Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kejagung Tangkap Iwan Setiawan Lukminto

Keseharian Bos PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto di Lingkungan Rumah Solo, Dikenal Tertutup 

Bos PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto terkenal tertutup di kediamannya. Namun, dia disebut sering berdonasi acara lingkungan.

|

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lurah Setabelan, Kecamatan Banjarsari Kota Solo Asti Murti mengungkapkan keseharian Bos PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto

Iwan menjadi sorotan publik usai diamankan oleh Tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) atas kasus dugaan korupsi pemberian kredit.

Sebagai informasi, Komisaris Utama PT Sritex tersebut diamankan di kediamannya yang beralamat di Jalan Enggano nomor 3 Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo pada Selasa (20/5/2025) malam.

Ditemui awak media di kantornya, Asti mengaku belum pernah berinteraksi secara langsung.

Hal itu tak lain karena ia belum lama menjabat sebagai Lurah Kelurahan Setabelan.

"Saya terus terang belum pernah bertemu, jadi saya selama setahun di sini belum pernah berinteraksi dengan beliau," terang Asti.

Namun demikian, Ia membenarkan bahwa rumah megah dua lantai tersebut merupakan kediaman Iwan Setiawan Lukminto dan keluarga. 

"Ya kalau muter dengan Danton (Linmas) ini rumah siapa, dikasih tahu. Tapi kalau berinteraksi tatap muka saya belum pernah," lanjut dia.

Meski jarang berinteraksi dengan warga kampung RW 3, Asti menerangkan bahwa keluarga Iwan Setiawan acap kali memberi donasi ketika warga sekitar mengadakan kegiatan masyarakat.

Baca juga: Eks Buruh Sritex Sukoharjo Sebut Kasus Iwan Setiawan Lukminto Tak Pengaruh Pesangon, Yakin Cair

"Kalau keluarga Lukminto yang lain misal ada kegiatan (masyarakat) sempet dikasih Support juga sih. Iya (17 Agustusan)," bebernya.

Di sisi lain, Komandan Linmas Kelurahan Setabelan Paryanto menjelaskan bahwa selama dirinya bertugas memang sosok Iwan Setiawan dan keluarganya cukup tertutup dengan warga sekitar.

Bahkan untuk urusan menyerahkan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tak jarang petugas kelurahan kesulitan menemui Iwan Setiawan maupun keluarganya.

"Keluarganya kan tertutup, kita mah mendekati rumah saja nggak bisa. Kita mau nyerahkan PBB aja kadang kesusahan. Lewat satpam aja kadang nggak mau nerima," terang Paryanto.

Penjaga rumah kediaman Iwan dikatakan oleh Paryanto merupakan aparat keamanan. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved