Ijazah Jokowi Digugat
Penasihat Kapolri Ingatkan Roy Suryo soal Ijazah Jokowi, Salah Langkah Bisa Semakin Dalam Terjerumus
Aryanto Sutadi, secara tidak langsung menyebut Roy Suryo salah langkah dalam kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pakar telematika dan eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo sempat menanggapi pernyataan Penasihat Ahli Kapolri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi soal kasus ijazah Joko Widodo (Jokowi).
Aryanto Sutadi sebelumnya menyebut akan ada banyak tersangka dalam kasus ijazah Jokowi.
Hal itu disampaikan Aryanto saat memberikan analisis terbarunya soal polemik ijazah Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: Roy Suryo Bantah Dapat Dana Besar dari Kasus Ijazah Jokowi, Berani Sumpah dan Tantang Ali Ngabalin
Dia menyebut bakal ada banyak pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.
Sebab kata Aryanto Sutadi, sudah banyak terjadi perdebatan dalam rangka membahas kasus tersebut saat ini.
Sehingga mereka menebarkan tindakan pidana yang berisikan ujaran kebencian, fitnah, hingga provokasi.
Sampai sekarang polisi belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara tudingan ijazah palsu Jokowi.
Aryanto Sutadi mengatakan bahwa polisi tidak perlu untuk buru-buru menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
"Nggak perlu buru-buru menetapkan tersangka. Menurut saya kasus ini jadi banyak sekali tersangkanya," kata Aryanto Sutadi, dikutip dari YouTube iNews, Rabu (4/6/2025).
Baca juga: Ijazah Palsu Belum Terbukti, Rismon Berencana Laporkan Skripsi Jokowi ke Polisi, Pakar Buka Suara
Aryanto Sutadi menjelaskan bahwa dalam perkara ini polisi akan mencari bukti-bukti yang banyak untuk mencari adanya tindakan pidana.
Mantan Kapolda Sulawesi Tengah itu yakin akan ada banyak tersangka, termasuk inisial-inisial yang belakangan mencuat dalam perkara tuduhan ijazah palsu Jokowi.
"Polisi itu, satu ada LP dia akan cari bukti-buktinya, tetapi kalau di dalam penyidikan itu ditemukan ada tindakan pidana maka dia bisa membuat pengusutan lagi. Itu dalam rangka pembuktian kepada masyarakat, setiap tindak pidana itu harus diklarifikasi, apakah betul atau tidak," kata dia.
"Saya yakin akan ada banyak tersangka, termasuk inisial-inisial yang disebutkan. Saya yakin makin banyak (tersangka)," ujarnya.

Sementara itu, Roy Suryo merasa bahwa pernyataan Aryanto Sutadi itu merupakan upaya adu domba.
"Jadi kalau mau diadu domba, tapi sebenarnya kita tidak mau diadu domba. Baik oleh Pak Aryanto ya," katanya dikutip dari Kompas TV, Sabtu (7/6/2025).
Jokowi di Solo Mengaku Ijazah Aslinya Disita Polisi, Pakar Hukum Pidana : Publik Berhak Melihat |
![]() |
---|
Terungkap, Bambang Tri Pilih Tidur di Rumah Tetangga Setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen |
![]() |
---|
Bambang Tri Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen, Rumahnya di Blora Terpantau Sepi |
![]() |
---|
Alasan Di Balik Terpidana Kasus Ijazah Jokowi Bambang Tri Bisa Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen |
![]() |
---|
Bambang Tri Mulyono Bebas Bersyarat dari Lapas Sragen, Proses Pengajuan PK Kasusnya Tetap Lanjut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.