Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Light Up The Dream! Sinergi PLN dan Pemkab Gunungkidul Hadirkan Listrik untuk Rakyat di Pedesaan

Sinergi lintas sektor dalam URUPKE tersebut telah berhasil menghadirkan total 35 sambungan listrik rumah tangga di Kabupaten Gunungkidul.

Dok PLN
Hal senada disampaikan Manajer PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, yang menjelaskan bahwa keterlibatan PLN dalam URUPKE adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian pegawai PLN yang bersinergi 

TRIBUNSOLO.COM - Tangis haru mewarnai wajah Lagiyem (67), warga Kelurahan Bedoyo, Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, saat rumah sederhananya bisa menikmati aliran listrik yang aman dan legal.

Setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan sambungan dari tetangga, harapan lama itu akhirnya terwujud.

Lagiyem tinggal bersama anak laki-lakinya yang bekerja sebagai buruh serabutan di gilingan batu, dengan penghasilan tidak menentu.

Hidup dalam keterbatasan dan kondisi sosial yang membutuhkan perhatian khusus, keluarga ini belum pernah mendapat sambungan listrik langsung ke rumah hingga akhirnya program bantuan hadir menyapa mereka.

Baca juga: Gaya Hidup Hijau Pegawai PLN Jateng DIY, Inspirasikan Penggunaan Listrik Dalam Bermasyarakat

Sebagai wujud komitmen mendukung pemerataan akses energi yang aman dan berkeadilan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta turut mengambil peran dalam gerakan URUPKE (Urgensi Rasio Elektrifikasi untuk Pengentasan Kemiskinan).

Gerakan ini merupakan inisiatif Dinas PUPESDM DIY yang mendorong kontribusi sektor swasta dan pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah rentan.

Melalui program sosial pegawai PLN bertajuk Light Up The Dream (LUTD), bantuan sambungan listrik gratis diberikan kepada 18 rumah tangga prasejahtera di wilayah Kapanewon Ponjong, Gedangsari, Nglipar, Wonosari, Playen, dan Patuk.

Sinergi lintas sektor dalam URUPKE tersebut telah berhasil menghadirkan total 35 sambungan listrik rumah tangga di Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan penyalaan listrik secara simbolis dilakukan pada Senin (23/6), bertempat di Bedoyo Kidul, Ponjong. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Kepala Dinas PUPESDM DIY, Kepala Dinas Sosial DIY, Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo serta para pemangku kepentingan dari pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih  menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terbangun antara PLN, pemerintah daerah, dan mitra lainnya.

Baca juga: Bukti Kehadiran PLN untuk Rakyat: Dorong Pertumbuhan 6 Rintisan Usaha Kopi Lewat Program TJSL

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara PUPESDM, PLN, Dinas Sosial DIY, dan para pelaku usaha yang peduli melalui program CSR-nya. Di balik nyalanya listrik dan terangnya lampu, terdapat harapan besar untuk pendidikan, kesehatan, industri rumahan, hingga terbukanya peluang ekonomi baru,"

"Harapan kami, program seperti ini terus dilanjutkan dan menjangkau seluruh wilayah Gunungkidul,” ujar Endah Subekti Kuntariningsih.

Dalam kesempatan berbeda General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Sugeng Widodo, menyatakan bahwa PLN berkomitmen hadir hingga ke pelosok, memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam terang pembangunan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat tercapainya elektrifikasi 100 persen, sekaligus menjadi bagian dari agenda besar pembangunan Indonesia.

“Kami percaya bahwa listrik bukan hanya soal lampu menyala, tapi harapan baru yang menyala bagi rumah tangga, bagi anak-anak yang belajar, dan bagi masyarakat yang ingin mandiri. PLN akan terus menghadirkan listrik untuk rakyat dan berperan aktif menghadirkan akses listrik yang merata yang tak hanya kebutuhan, tapi hak dasar warga negara dan fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Sugeng Widodo.

Hal senada disampaikan Manajer PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, yang menjelaskan bahwa keterlibatan PLN dalam URUPKE adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian pegawai PLN yang bersinergi menghadirkan energi untuk masyarakat yang belum terjangkau.

Baca juga: Wujud Kontribusi ke Negara, PLN Setor Rp65,59 Triliun Lewat Dividen, Pajak, dan PNBP

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA
    Komentar

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved