Ijazah Jokowi Digugat
Jika Jokowi Tunjukkan Ijazah dan Ternyata Asli, Eggi Sudjana Siap Minta Maaf : Case Closed!
Eggi Sudjana hadir di Polda Metro Jaya didampingi beberapa terlapor lainnya, seperti Roy Suryo, Rizal Fadillah, Rismon Sianipar hingga dr Tifa.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Adapun, laporan ini didasarkan pada dugaan pelanggaran Pasal 160 KUHP tentang penghasutan di muka umum.
Berselang beberapa hari kemudian, sejumlah orang yang tergabung dalam organisasi Peradi Bersatu mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, pada Kamis (24/4/2025).
Mereka yang membentuk sebuah tim bernama Advocate Public Defender untuk membuat laporan polisi terkait tudingan polemik ijazah Jokowi yang disebut-sebut palsu.
Hingga akhirnya, laporan dari berbagai Polres ini pun ditarik ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Subdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menerima barang bukti dari Jokowi berupa satu buah flashdisk berisi 24 tautan video YouTube dan konten dari media sosial X, fotokopi ijazah beserta print out legalisirnya, fotokopi sampul skripsi, serta lembar pengesahan.
Dalam kasus ini, Jokowi menjerat dengan Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP, serta Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1), Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1), dan/atau Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul : Eggi Sudjana Siap Minta Maaf jika Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli UGM: Case Close!
| Kuasa Hukum di Solo Bilang Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah SD-UGM, Kubu Roy Suryo : Sulit Dipercaya |
|
|---|
| Di Solo, Kuasa Hukum Jokowi Respons Permintaan Stop Kasus Fitnah Ijazah Tanpa RJ : Jangan Minta Kami |
|
|---|
| Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi, Pengacara Sebut Perlu Lanjut ke Persidangan Demi Kepastian Hukum |
|
|---|
| Refly Harun Minta Kasus Ijazah Dihentikan tapi Ogah Minta Maaf, Begini Reaksi Kuasa Hukum Jokowi |
|
|---|
| Refly Harun Minta Kasus Dihentikan, Kuasa Hukum Jokowi Tegaskan Fitnah Harus Dipertanggungjawabkan |
|
|---|