Tawuran Antar Gangster di Kartasura

Leher Kena Sabet Celurit di Sukoharjo, Pria Ini Masih Tetap Naik Motor Sendiri ke Rumah Sakit

Di tengah kondisi berdarah dan luka terbuka, korban tetap menguasai kendali motornya dan langsung menuju rumah sakit seorang diri.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun News / Istimewa
PEMBACOKAN - Ilustrasi kejadian pembacokan di Sukoharjo. Seorang pria warga Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, menjadi korban dalam insiden tawuran antar gangster yang terjadi di kawasan Gembongan, Kecamatan Kartasura, pada Minggu (27/7/2025) dini hari. Korban saat itu dalam perjalanan menjemput temannya di Kartasura untuk menghadiri kajian Ahad pagi di daerah Sidan, Mojolaban. Namun korban justru kena sabetan celurit di lehernya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Insiden berdarah terjadi di kawasan Gembongan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu (27/7/2025) dini hari.

Seorang pria berinisial H, warga Desa Makamhaji, menjadi korban dalam tawuran antar gangster yang melibatkan dua kelompok bersenjata tajam.

Yang mengejutkan, meski terkena sabetan celurit di bagian leher, H masih mampu bertahan dan mengendarai sendiri sepeda motornya menuju RS PKU Muhammadiyah Kartasura untuk mendapatkan pertolongan medis.

Diketahui, H adalah anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kartasura, sebuah organisasi semi-militer di bawah Pemuda Muhammadiyah yang fokus pada kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pengamanan.

Baca juga: Kronologi Warga Sukoharjo Disabet Celurit saat Terjebak di Tengah Duel Gangster, Padahal Mau Kajian

Peristiwa bermula saat H hendak menuju kajian Ahad pagi di wilayah Sidan, Kecamatan Mojolaban.

Ia berangkat dari rumah sekitar pukul 03.30 WIB dan berniat menjemput temannya di Kartasura.

Namun karena akses utama menuju rumah temannya ditutup, H memilih mengambil jalur alternatif melalui sebuah gang kecil di sekitar SPBU Pabelan.

"Saat hendak berbelok menuju arah Somodinalan, H mendapati gang yang ia lewati dalam kondisi digembok. Ia pun memutar arah ke barat dan tanpa disadari justru melintas di tengah aksi tawuran dua kelompok gangster di kawasan Gembongan," terang Muh Rofi Imtihan, rekan korban di Kokam Kartasura, Minggu (27/7/2025).

Bentrok antara dua geng itu berlangsung sengit. Mereka membawa senjata tajam seperti celurit dan bambu.

H yang melintas seorang diri tak sempat menghindar dan langsung dihadang salah satu kelompok.

Baca juga: Warga Curiga Orang Tak Dikenal Datang-Pergi Bawa Plastik Hitam, Rumah Penjual Ciu di Solo Digerebek

"Korban yang berkendara seorang diri tak sempat menghindar dan langsung dihadang oleh salah satu kelompok. Salah satu pelaku menyabetkan celurit ke arah korban," ungkap Rofi.

Meski mengenakan helm, sabetan celurit tetap mengenai bagian depan leher korban, menyebabkan dua luka sayatan yang cukup serius.

Namun di tengah kondisi berdarah dan luka terbuka, H justru menunjukkan keteguhan luar biasa.

Ia tetap menguasai kendali motornya dan langsung menuju rumah sakit seorang diri.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved