Aksi Damkar Sragen

Muncul Lagi, Damkar Sragen Evakuasi 3 Ular Kobra Indukan dari Rumah Warga

Tiga ular kobra indukan ditemukan di Desa/Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Ular tersebut sudah dievakuasi damkar.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Istimewa
ULAR KOBRA. Tiga ekor ular kobra yang dibawa ke Mako Damkar Sragen usai dievakuasi dari satu rumah warga Desa/Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Senin (11/8/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sragen mengevakuasi total 3 ular kobra indukan di dalam satu rumah milik warga Desa/Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Proses evakuasi dilakukan sebanyak 2 kali, yakni pada Minggu (10/8/2025) malam dan Senin (11/8/2025) siang, bahkan waktunya tidak sampai 24 jam.

Pemilik rumah, Sudaryono mengatakan pada Minggu malam, petugas Damkar Sragen berhasil mengevakuasi 2 ular kobra indukan.

"Tadi malam itu, adik ipar mau ke kamar mandi, lihat dengar ada orang bersin, bres bres begitu, dibuka pintunya ternyata ular sudah saling melilit, entah mau berantem atau ular kawin, yang pertama ada di belakang rumah," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (11/8/2025).

Kedua ular berukuran besar itu, sudah dievakuasi oleh Petugas Damkar Kabupaten Sragen.

Lanjutnya, pada Senin siang, saat istri Sudaryono sedang memasak, melihat ada ular di lokasi yang sama.

Ular tersebut kemudian bersembunyi di saluran air, yang berada tepat di sampung rumah Sudaryono.

Baca juga: Paniknya Emak-emak di Sragen, Hendak Jemput Anak Ada Ular di Motor, Langsung Panggil Damkar

"Tidak tahu masuk darimana, mungkin dekat sawah atau bagaimana tidak tahu, jadi total dari tadi malam ada 3 ekor kobra," jelasnya.

"Kalau ular kobra baru pertama kali, kalau ular kayu atau apa pernah ada sebelumnya, kalau kobra baru kali ini," tambahnya.

Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sragen, Bambang mengatakan ular kobra yang dievakuasi hari ini diperkirakan memiliki panjang 1,5 meter.

Saat proses evakuasi ular tersebut, petugas Damkar Sragen sempat kesulitan, karena lokasi tempat ular bersembunyi berada di bawah tumpukan kayu.

"Kendalanya ular sempat sembunyi di tumpukan kayu-kayu, jadi kami harus memindahkan kayu terlebih dahulu, proses evakuasi kurang lebih 10 menit," jelasnya.

"Ular ini sangat berbahaya, karena sangat berbisa, semburannya juga berbahaya kalau mengenai mata, akibatnya bisa fatal," tambahnya.

Ular-ular kobra itu kemudian dibawa ke Mako Damkar Kabupaten Sragen.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved