Makan Bergizi Gratis di Sragen

Dugaan Kasus Keracunan Setelah Santap MBG di Sragen, Awal Mula Berjalan Ada 3 SPPG

Ratusan siswa di Sragen mengalami keracunan setelah menyantap MBG. Kasus ini sedang didalami.

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
ILUSTRASI : Siswa SD Negeri 2 Baturetno menikmati program MBG, Senin (17/2/2025). Di Sragen ada kasus dugaan siswa keracunan setelah menyantap MBG. 

Pasar Gemolong menjadi ikon ekonomi setempat, menjadi pusat perdagangan harian yang ramai sejak dini hari hingga malam.

Berbagai komoditas, mulai dari hasil pertanian, produk UMKM, hingga kebutuhan sehari-hari, tersedia di pasar ini.

Selain sektor perdagangan, Gemolong juga memiliki sektor pendidikan yang berkembang.

Terdapat sejumlah sekolah negeri dan swasta, mulai dari tingkat dasar hingga menengah, yang menjadi rujukan warga Sragen dan sekitarnya. 

Keberadaan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik turut mendukung kebutuhan layanan masyarakat.

Dari sisi budaya, Gemolong masih mempertahankan tradisi Jawa yang kental.

Berbagai acara adat, kesenian lokal seperti wayang kulit, hingga kegiatan keagamaan rutin, menjadi bagian dari kehidupan warga.

Dengan perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan penduduk, Gemolong kini tidak hanya menjadi kota kecamatan biasa, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi yang mempengaruhi wilayah sekitarnya.

Pemerintah daerah terus mendorong pembangunan di sektor perdagangan, infrastruktur jalan, serta pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan daya saing kawasan ini di tingkat regional. 

Tentang MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045. 

Sasaran dari program ini adalah siswa-siswi PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.  

Program ini juga merupakan program yang menjadi kampanye Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Diharapkan program ini bisa menjangkau anak-anak di seluruh Indonesia. 

Pelaksanaan program ini sejak Presiden Prabowo mulai resmi menjabat. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved