EIGER Gelar Kompetisi Panjat Tebing EISCC 2025, Ratusan Atlet Seluruh Indonesia Datang ke Bandung

Tiap tahun, EIGER Adventure punya agenda yang terus terjaga tradisinya selama 16 kali berturut-turut. Yaitu sebuah kompetisi panjat tebing bergengsi.

Tayang:
Tribun Solo / Istimewa
KOMPETISI PANJAT TEBING. Gelaran kompetisi Panjat Tebing EISCC 2025 dibuka langsung oleh Yenny Wahid selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga Rasip Isnin Sekretaris Jenderal International Federation of Sport Climbing (IFSC) - Asia. 

TRIBUNSOLO.COM - Tiap tahun, EIGER Adventure punya agenda yang terus terjaga tradisinya selama 16 kali berturut-turut. Yaitu sebuah kompetisi panjat tebing bergengsi.

Keriuhan agenda ini selalu dibarengi dengan perayaan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus. 

Kompetisi bergengsi ini telah menjadi tolak ukur bagi ribuan atlet panjat tebing dari seluruh Indonesia. Tradisi ini bertajuk EIGER Independence Sport Climbing Competition (EISCC), diselenggarakan di Kota Bandung, Jawa Barat.

Tahun ini, penyelenggaraan EISCC kembali dipusatkan di Eiger Flagship Store Bandung, Jalan Sumatera No 23, Braga, Kota Bandung.

Kemeriahan EISCC sekaligus menandai koleksi produk terbaru dari EIGER yaitu VERT, rangkaian peralatan performa tinggi juga perlengkapan lifestyle yang biasa digunakan dalam olahraga panjat. 

Satria Nurzaman Brand Strategic EIGER menjelaskan, koleksi VERT dikembangkan dan diproduksi EIGER untuk menjawab kebutuhan para pemanjat. 

“VERT diambil dari kata vertical, kampanye EIGER untuk mengomunikasikan climbing season EIGER. Sejak puluhan tahun lalu sampai hari ini ada komitmen EIGER untuk mengembangkan dan mempopulerkan olahraga panjat di Indonesia. Hingga di tahun ini kita kembali bisa mengeluarkan koleksi produk panjat tebing. Bukan hanya untuk produk teknis atau performance, tapi juga mempopulerkan budaya climbing lifestyle, juga climbing untuk perempuan dan anak-anak,” kata Satria.

Kompetisi panjat tebing eiger bandung
AKSI PANJAT TEBING. Kompetisi EISCC tahun 2025 diikuti oleh 170 atlet panjat asal seluruh Indonesia. Peserta merupakan atlet junior bahkan atlet panjat nasional yang berasal dari Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Lombok juga daerah lain dari seluruh Indonesia, pada 14-17 Agustus 2025

Ditandai dengan seremoni pembukaan, Kamis (14/8) total sebanyak 170 peserta asal seluruh Indonesia telah terdaftar resmi di empat kategori kompetisi EISCC, yakni lead women dan men, juga speed women dan men. 

Mamay S Salim Senior Advisor EIGER sekaligus salah satu pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga inisiator lahirnya EISCC tahun 2001 silam bercerita, EISCC adalah komitmen EIGER untuk dunia panjat di Indonesia. 

“Tahun 2001 kami membentuk sekolah atau klub panjat EIGER Climbing Center (ECC) sekaligus menginisiasi kompetisi tahunan EISCC tiap 17 Agustus. Sekolah panjat dan kompetisi panjat bergengsi ini menjadi ruang bertumbuh yang melahirkan atlet-atlet muda pemanjat Indonesia, seperti Yuyun Yuniar, Wilda Baco Ahmad, Ronald Mamarimbing juga atlet-atlet panjat FPTI yang kini mewakili Indonesia di ajang internasional,” cerita Mamay.

Bagi para atlet panjat dari berbagai klub maupun federasi panjat dari berbagai daerah EISCC adalah tolak ukur, ajang beradu performa dan prestasi generasi muda atlet panjat Indonesia. Mamay menambahkan, sejak awal EISCC bertujuan untuk mempopulerkan olahraga panjat tebing, juga sebagai pembinaan atlet muda. 

“Kompetisi diadakan EIGER tiap tahunnya di Kota Bandung. Meski begitu para peserta dari Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Lombok juga daerah lain selalu datang dan mengadu performa mereka di kategori lead maupun speed. Tiap generasinya, EISCC punya andil melahirkan atlet-atlet panjat tebing nasional yang berprestasi sampai ke level internasional,” ungkap Mamay. 

Kamis (14/8) EISCC ke-16 tahun 2025 dibuka langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Yenny Wahid Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga Rasip Isnin selaku Sekretaris Jenderal International Federation of Sport Climbing (IFSC) - Asia. 

Yenny Wahid mengucapkan terima kasihnya untuk EIGER, atas konsistensinya telah menyelenggarakan EISCC hingga ke 16 kalinya. Menurutnya, kompetisi bikinan EIGER adalah wujud nyata kolaborasi antara industri dengan olahraga khususnya panjat tebing.

“Semoga dari EISCC tahun ini, FPTI bisa mengidentifikasi dan menemukan anak-anak muda Indonesia yang berprestasi, bibit baru yang bakal kami rekrut untuk masuk pelatnas panjat tebing, dengan pelatihan intensif bisa berlaga di kompetisi internasional mewakili Merah Putih,” ujar Yenny dalam momentum pembukaan EISCC. 

Pembukaan kompetisi eiger bandung
BERFOTO BERSAMA. Kompetisi dibuka langsung oleh Yenny Wahid selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga Rasip Isnin Sekretaris Jenderal International Federation of Sport Climbing (IFSC) - Asia serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved