Penerimaan Siswa Baru 2026
Waspada! Website Palsu Penerimaan Murid Baru Beredar di Solo, Diduga Tipu Orang Tua Agar Kirim Uang
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno, menduga web semacam ini digunakan untuk menipu orang tua murid agar mengirimkan sejumlah uang.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Dinas Pendidikan Kota Solo mengingatkan masyarakat mewaspadai situs SPMB palsu seperti spmbsolo.com dan spmb.smpn1surakarta.id yang diduga digunakan untuk penipuan.
- Situs resmi SPMB Kota Solo hanya menggunakan domain surakarta.go.id. Dinas menegaskan seluruh proses pendaftaran SD, SMP, dan PAUD dilakukan melalui satu portal resmi.
- Hingga kini belum ada laporan korban atau penyalahgunaan data. Temuan situs palsu telah dilaporkan ke Diskominfo-SP Kota Solo untuk ditindaklanjuti.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Web Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang mencatut nama Pemerintah Kota Solo beredar dengan menggunakan domain spmbsolo.com.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno, menduga web semacam ini digunakan untuk menipu orang tua murid agar mengirimkan sejumlah uang.
Sebelumnya, juga beredar domain web spmb.smpn1surakarta.id.
Baca juga: Antrean Panjang Hingga Berkali-Kali Datang ke Sekolah Terjadi Jelang Penerimaan Siswa Baru di Solo
Padahal, sistem penerimaan murid baru tidak dilakukan per sekolah, melainkan melalui satu portal resmi yang terintegrasi.
“Ada upaya scamming. Sebenarnya sudah sejak kemarin. Terakhir sebelum PPDB mulai SMPN 1. Seakan-akan membuka pendaftaran dengan biaya. Padahal di SPMB atau PPDB prosesnya jadi satu semua sekolah baik SMP, SD maupun PAUD satu portal,” ungkapnya saat dihubungi Jumat (5/6/2026).
Dwi menjelaskan, salah satu cara mengidentifikasi web resmi dan palsu adalah melalui domain yang digunakan.
Menurutnya, seluruh situs resmi Pemerintah Kota Solo menggunakan akhiran surakarta.go.id.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 6 Juni 2026 : Berawan, Cocok Buat Jalan-jalan Malam Minggu
“Setiap mencari SPMB spmbsolo.com. Kalau akhiran dot com dipastikan scamming palsu. Kita hanya menggunakan domain resmi pemerintah surakarta.go.id. Kalau tidak menggunakan itu dipastikan fiktif scamming,” terangnya.
Belum Ada Laporan Korban
Sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan adanya korban yang mengalami kerugian akibat dugaan penipuan tersebut. Namun, sejumlah orang tua murid sempat menghubungi Dinas Pendidikan untuk mengklarifikasi keaslian situs tersebut karena tampilannya dinilai mencurigakan.
“Kalau keluar uang enggak kebetulan ragu karena tampilannya tidak sesuai bukan gambarnya Pak Respati. Konfirmasi ke Dinas Pendidikan. Kita pastikan yang resmi spmb.surakarta.go.id,” jelasnya.
Menurut Dwi, hingga saat ini belum ada laporan mengenai penyalahgunaan data maupun kerugian yang dialami masyarakat akibat mengakses situs tersebut.
“Sampai kondisi saat ini apakah datanya digunakan tindak kejahatan atau kerugian saya belum ada laporan. Yang sampai ke kita mereka menanyakan apakah ini benar,” jelasnya.
Dinas Pendidikan Kota Solo juga tidak memiliki kewenangan maupun kemampuan untuk melakukan takedown terhadap situs tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Web-Sistem-Penerimaan-Murid-Baru-SPMB-yang-mencatut-nama-Pemerintah-Kota-Solo.jpg)