Pendidikan
TEN Learning Centre UPITRA: Masa Depan Terbaik Ditentukan dari Pendidikan Hingga Penempatan Kerja
Sejak 20 April lalu, fokus kesiapan kerja menjadi salah satu yang utama yang dilakukan oleh TLC.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Rifatun Nadhiroh
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mengatur masa depan terkhusus jenjang pekerjaan bukan perkara mudah.
Bahkan hal itu harus sudah direncanakan sejak sebelum seseorang memilih jenjang pendidikan lanjutan.
Sebagaimana yang diketahui masyarakat umum, jalur pendidikan masih dianggap sebagai kunci menemukan masa depan yang baik juga.
Namun sebenarnya, masa depan gemilang justru diatur jauh sebelum menentukan jenang pendidikan yang diambil.
Salah satunya seperti yang ada di Triputra Edukasi Nusantara (TEN) Learning Centre.
Dimana jenjang masa depan diatur mulai dari pemilihan jurusan pendidikan hingga penempatan kerja yang menjadi satu rangkaian.
"PT Triputra Edukasi Nusantara merupakan institusi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui ekosistem yang terintegrasi, mulai dari pendidikan, pelatihan, hingga penempatan kerja. Kami memposisikan diri sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan dunia kerja, dengan tujuan menciptakan lulusan yang tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap bekerja dan bersaing di tingkat global," ungkap CEO TEN, Yohanes Tan.
Dalam hal menentukan jenjang karier yang akan diambil paska menyelesaikan pendidikan memang bukan perkara muda. Oleh karena itu, pemilihan instansi yang tidak hanya memberikan mutu baik soal pendidikan.
Namun juga soal jejaring secara nasional maupun global untuk mengarahkan karier mahasiswanya.
"Komitmen kami berangkat dari keinginan untuk membuka akses pendidikan yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Namun kami melihat bahwa pendidikan saja belum cukup. Karena itu, kami membangun sebuah “rantai pengembangan sumber daya manusia” yang berkelanjutan. Setelah menyelesaikan pendidikan, peserta kami lanjutkan ke tahap pelatihan melalui training centre untuk meningkatkan kompetensi, baik dari sisi keterampilan teknis, bahasa, maupun kesiapan kerja,"
"Selanjutnya, ketika mereka sudah siap, kami fasilitasi hingga tahap penempatan kerja, baik di dalam negeri maupun di pasar global. Dengan pendekatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap individu tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki jalur yang jelas menuju dunia kerja dan masa depan yang lebih baik,"
Sejak 20 April lalu, fokus kesiapan kerja menjadi salah satu yang utama yang dilakukan oleh TLC.
Baca juga: Upitra Solo Gelar Job Fair Gandeng Industri Pertambangan Hingga Manufaktur Mobil
"Pada tanggal 20 April 2026, kami resmi melakukan grand opening TEN Learning Centre (TLC) sebagai pusat pelatihan dan pengembangan tenaga kerja. TEN Learning Centre (TLC) berfokus pada program pendidikan non-formal dan pelatihan intensif yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri, khususnya untuk pasar internasional seperti Jepang,"
Bukan tanpa alasan, pemberian bekal dalam hal pendidikan non formal mengambil peran penting bagi masa depan peserta didik.
"Di dalamnya, peserta mendapatkan pembekalan yang komprehensif, mulai dari pelatihan kompetensi sesuai bidang kerja, pelatihan bahasa, pemahaman budaya kerja, hingga pembentukan sikap dan etos kerja. Program ini kami rancang secara sistematis agar peserta benar-benar mencapai standar yang dibutuhkan industri, sehingga memiliki kesiapan yang kuat sebelum masuk ke dunia kerja,"
Oleh karena itu, selau soal mutu pendidikan. Pembekalan ilmu non formal juga harus terpenuhi bagi peserta didik yang ingin masa depannya gemilang.
Di sisi lain, jejaring penempatan kerja yang dimiliki instansi pendidikan juga memiliki peran penting.
"Program di TEN Learning Centre berfokus pada education dan training sebagai tahap persiapan tenaga kerja yang siap secara kompetensi dan karakter. Kami mempersiapkan peserta agar memenuhi kualifikasi dan standar kerja, khususnya untuk pasar Jepang, baik dari sisi skill, bahasa, maupun budaya kerja. Untuk proses penempatan kerja, hal tersebut dijalankan melalui unit kami yang lain, yaitu TGN,"
"Selain itu, program ini tidak kami jalankan sendiri. Kami bekerja sama dengan mitra internasional, yaitu Overseas Partner Academy atau OPA Japan, yang menjadi partner utama kami dalam memastikan kualitas pelatihan sesuai dengan standar global. Kolaborasi ini memperkuat kualitas program kami agar relevan dan sesuai dengan kebutuhan industri di luar negeri,"
Seperti saat ini, Jepang menjadi salah satu negara dengan kebutuhan tenaga kerja yang tinggi. Kesempatan-kesempatan seperti itu seharusnya tidak boleh terlewatkan.
Baca juga: UPITRA Surakarta Resmikan Gedung Berkonsep Go Green, Perkuat Kolaborasi Dunia Pendidikan-Industri
"Saat ini, salah satu fokus utama kami adalah Jepang, karena tingginya kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor. Namun ke depan, kami juga membuka peluang ke negara lain di Asia dan Eropa, seiring dengan meningkatnya permintaan tenaga kerja terampil dari Indonesia,"
Semua hal di atas, harus menjadi fokus bagi peserta didik yang ingin jenjang karier pekerjaan minim kendala di masa depan.
"Keunggulan kami adalah integrasi ekosistem. Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi menyediakan jalur yang jelas dari pendidikan hingga penempatan kerja. Selain itu, seluruh proses kami jalankan secara resmi, transparan, dan terstandarisasi, sehingga memberikan rasa aman bagi peserta dan keluarganya,"
Adanya Universitas Pignateli Triputra (Upitra) Solo dan Politeknik Cristo Re (PCR) Maumere pun cukup penting. Kehadiran dua jenjang pendidikan yang diinisiasi oleh PT TEN tersebut menjadi bukti integrasi ekosistem pendidikan menjadi satu kesatuan bagi peserta didik yang ingin masa depannya terlaksana.
"Kedua institusi ini menjadi fondasi pendidikan formal, sementara TEN Learning Centre melengkapi dengan pelatihan praktis sebagai jembatan menuju dunia kerja,"
Tak sampai di situ saja, kedua institusi pendidikan di bawah naungan PT TEN tersebut juga berfokus pada pembentukan karakter peserta didik. Hal itu dirasa cukup penting agar keseimbangan hard skill dan soft skill berpadu dengan etika serta moral dari peserta didik.
"Kami tidak hanya membentuk kompetensi, tetapi juga karakter melalui nilai yang kami sebut sebagai Triputra DNA, yaitu integrity and ethics, compassion, excellence, dan humility,"
"Kami percaya bahwa setiap anak bangsa berhak memiliki masa depan yang lebih baik. Melalui pendidikan, pelatihan, dan jalur karier yang kami bangun, kami ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya bermimpi untuk sukses, tetapi benar-benar memiliki kesempatan nyata untuk bekerja, berkembang, dan bersaing di tingkat global."
Baca juga: Wisuda Angkatan Ketiga, UPITRA Surakarta Buktikan Hampir Separuh Lulusan Telah Diterima Kerja
(*/adv)
| SMKN 1 Mojosongo Boyolali Ukir Prestasi Gemilang, Raih Juara di Gajayana Economy Festival 2026 |
|
|---|
| Serunya Campus Ambassador Politeknik Indonusa Surakarta 2025 : Saat Gen-Z Belajar Creative Content |
|
|---|
| Perluas Peluang Global Bagi Para Mahasiswa, Politeknik Indonusa Terima Kunjungan dari Taiwan |
|
|---|
| Siapkah Ujian Nasional Mendatang ? |
|
|---|
| Cetak Generasi Unggul, Prodi Akuntansi UPITRA Gelar Kuliah Umum Bahas Riset Audit dan Audit Forensik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/EN-Learning-Centre-TLC-berfokus-pada-program-pendidikan-non-formal.jpg)