Ramadhan 2026
5 Masjid Tertua di Solo Jateng untuk Wisata Religi Selama Ramadan 2026
Berikut lima masjid tertua yang bisa dikunjungi selama Ramadan 2026 untuk wisata religi selama Ramadan 2026.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Solo menyimpan lima masjid tertua, termasuk Masjid Darussalam, Al Wustho, Laweyan, Agung Surakarta, dan Al Fatih Kepatihan, yang masih aktif sebagai tempat ibadah dan wisata religi.
- Setiap masjid memiliki sejarah unik, mulai dari pengaruh kerajaan, akulturasi budaya Jawa-Sumatera, hingga tradisi perantau Banjar seperti pembagian bubur Samin di Masjid Darussalam.
- Arsitektur klasik, gapura, menara, dan ornamen kayu jati tetap terjaga, menjadikan masjid-masjid ini destinasi menarik selama Ramadan.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo tidak hanya terkenal dengan budaya dan kulinernya, tapi juga memiliki deretan masjid tua yang kaya sejarah.
Beberapa masjid bahkan telah ada sejak zaman kerajaan, dan arsitektur serta tradisi uniknya masih terjaga hingga kini.
Momen Ramadan 2026, bisa jadi momen yang tepat untuk menyusuri sejarah Islam di Solo.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata di Sragen Jateng untuk Padusan 2026 : Ada Pemandian Alami dan Kolam Renang
Berikut lima masjid tertua yang bisa dikunjungi selama Ramadan 2026 untuk wisata religi sekaligus menelusuri sejarah Solo dalam perspektif Islam:
1. Masjid Darussalam di Jayengan, Serengan
Masjid Darussalam didirikan oleh komunitas Banjar perantau di Solo sekitar tahun 1900.
Arsitekturnya memadukan unsur Jawa dan Sumatera, menampilkan nuansa hangat dan tradisional sekaligus unik.
Setiap Ramadan, masjid ini menjadi pusat kegiatan sosial dengan pembagian ribuan porsi bubur Samin secara gratis, tradisi yang berasal dari perantau Banjar untuk berbagi kepada masyarakat sekitar.
Ribuan warga dari Solo dan kota sekitarnya, termasuk Karanganyar, Sukoharjo, dan Boyolali, antre untuk menikmati hidangan khas ini, menjadikannya pengalaman religi sekaligus sosial yang kental.
Masjid Darussalam juga tetap menjadi tempat ibadah aktif bagi jamaah lokal, memperkuat nilai spiritual di tengah tradisi berbagi.
Baca juga: Cara Naik Perahu Wisata di Pasar Gede Solo saat Imlek 2026, Lengkap Jadwal dan Harga Tiketnya
2. Masjid Al Wustho di Kawasan Puro Mangkunegaran
Masjid ini awalnya bernama Masjid Mangkunegaran dan dibangun oleh KGPAA Mangkunegoro I (1725–1795).
Terletak di sisi barat Puro Mangkunegaran, keunikan masjid ini terlihat dari dinding tebal, kaligrafi indah, menara, dan gapura khas yang mempertahankan arsitektur Jawa tradisional.
Selama berabad-abad, masjid ini tetap menjadi pusat ibadah keluarga kerajaan dan sejak 1924 mulai dibuka untuk masyarakat umum.
Masjid Al Wustho juga sering menjadi bagian dari ritual kerajaan seperti pelantunan Al-Qur’an saat kirab pusaka atau perayaan Tahun Baru Jawa.
Keaslian arsitektur dan keindahan kaligrafi membuat masjid ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menelusuri sejarah Mangkunegaran.
Baca juga: 6 Rekomendasi Wisata Malam di Solo Jateng untuk Kencan Romantis Valentine 2026
3. Masjid Laweyan di Jalan Liris I, Pajang
Masjid Al Wustho
Masjid Agung
Masjid Al Fatih
Masjid Laweyan
Masjid Darussalam
Evergreen
Solo
Ramadan 1447H
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Wonogiri Jumat 20 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Solo Jumat 20 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Wonogiri Kamis 19 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Solo Kamis 19 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Sukoharjo, Kamis 19 Maret 2026 : Cek Jam Adzan Maghrib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Masjid-Laweyan-berlokasi-di-Jalan-Liris-No1.jpg)