Aksi Solidaritas Ojol

Imbas Demo Ricuh, Tamu Hotel di Karanganyar Ramai-ramai Tunda hingga Batalkan Booking

Sejumlah wisatawan, baik dari kalangan birokrasi maupun swasta, ramai-ramai membatalkan atau menunda jadwal kegiatan menginap mereka

Tayang:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
DOK. Lorin Solo Hotel
TERIMBAS DEMO - Suasana Lorin Solo Hotel, beberapa waktu lalu. Wisatawan yang berencana menginap di Kabupaten Karanganyar ramai-ramai membatalkan dan menggeser jadwal kegiatannya, baik dari kalangan birokrasi pemerintahan maupun swasta. Ada sekitar 300 booking kamar hotel dibatalkan dan diatur ulang jadwal menginapnya oleh pemesan, imbas dari aksi demo solidaritas ojol akhir pekan lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Situasi keamanan nasional yang sedang tidak stabil berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Karanganyar.

Sejumlah wisatawan, baik dari kalangan birokrasi maupun swasta, ramai-ramai membatalkan atau menunda jadwal kegiatan menginap mereka.

Salah satu pemicunya adalah aksi demonstrasi yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan gedung DPRD di beberapa daerah, termasuk di Kota Solo.

Director Sales & Marketing Anaya Azana Hotel Tawangmangu, Dewa Satria, mengungkapkan bahwa pemesanan dari instansi pemerintah daerah setempat telah dijadwal ulang.

Hotel yang berada di lereng Gunung Lawu itu biasanya digunakan untuk kegiatan rapat.

"Sudah ada dua event bulan September ini digeser jadwalnya. Menunggu situasi memungkinkan. Tidak dibatalkan tapi jadwalnya diatur ulang," kata Dewa, Selasa (2/9/2025).

BERJAGA 5 HARI - Anggota TNI tengah beristirahat di pos penjagaan Kantor DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (1/9/2025). Belasan anggota TNI dikerahkan untuk berjaga di Kantor DPRD Kabupaten Karanganyar selama lima hari penuh. Penjagaan ketat ini dilakukan pascademonstrasi di DPRD Kota Solo yang berujung kericuhan dan terbakarnya gedung Sekretariat DPRD Kota Solo beberapa hari lalu.
BERJAGA 5 HARI - Anggota TNI tengah beristirahat di pos penjagaan Kantor DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (1/9/2025). Belasan anggota TNI dikerahkan untuk berjaga di Kantor DPRD Kabupaten Karanganyar selama lima hari penuh. Penjagaan ketat ini dilakukan pascademonstrasi di DPRD Kota Solo yang berujung kericuhan dan terbakarnya gedung Sekretariat DPRD Kota Solo beberapa hari lalu. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Menurut Dewa, sejauh ini hanya pemesan dari kalangan birokrasi yang menunda jadwal.

Mereka disebut menunggu situasi nasional mereda sebelum melakukan pemesanan ulang.

"Booking dari swasta masih aman lah. Hanya dari instansi pemerintah saja mengatur ulang jadwal," ungkap Dewa.

Berbeda dengan Anaya Azana Hotel yang relatif jauh dari pusat kerawanan, Lorin Hotel Solo yang terletak di pusat kota mengalami dampak lebih besar.

Front Office Manager Lorin Hotel Solo, Suyatman, menyebutkan bahwa sekitar 300 pemesanan kamar telah dibatalkan atau dijadwal ulang oleh tamu.

"Situasi nasional ini sangat berdampak. Banyak grup tamu dari luar kota memending. Mereka mau booking lagi saat situasi nasional kita membaik," kata Suyatman.

Ia menjelaskan bahwa penundaan terjadi dalam dua hingga tiga hari terakhir, dan sebagian tamu bahkan membatalkan pemesanan secara penuh.

"Ada 300-an roomnights terdampak per jam ini. Pemesan dari instansi pemerintah dan swasta. Data masih bisa berubah," kata Suyatman.

Baca juga: 2 Pelaku Perusak Pos Polisi dan DPRD Sragen Masih Buron, Sempat Live di Media Sosial Saat Beraksi

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved