Nikah Massal Gratis di Klaten

Kisah Kakek 67 Tahun Ikut Nikah Massal Gratis di Klaten: Kepincut Janda, Ajak Kenalan Lewat HP

Ketua Baznas Klaten, Muchlis Hudaf, mengatakan terdapat peningkatan jumlah peserta pengantin dari tahun sebelumnya. 

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/ZHARFAN MUHANA
AKAD NIKAH GRATIS - Peserta pengantin melakukan akad nikah dalam resepsi Baznas Klaten Mantu, di Gedung Sunan Pandanaran, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (3/9/2025). Salah satunya adalah kakek 67 tahun yang menikahi janda tambatan hatinya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebanyak 13 pasangan pengantin resmi menikah lewat program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (3/9/2025). 

13 pasangan pengantin ini, berasal dari wilayah di Kabupaten Klaten

Ketua Baznas Klaten, Muchlis Hudaf, mengatakan terdapat peningkatan jumlah peserta pengantin dari tahun sebelumnya. 

Baca juga: Ustaz di Luwu Meninggal saat Ceramah di Acara Pernikahan, Calon Pengantin yang Dokter Turun Tangan

"Alhamdulillah hari ini telah berhasil melaksanakan itu (pernikahan), dengan mendaftarkan di antara mereka adalah 13 pasang," kata Muchlis.

"Kalau kemarin (tahun sebelumnya) 8. Sebenarnya per per kecamatan 1 berarti kan 26, tapi nampaknya tidak mudah," ujar Muchlis.

Para pengantin yang ikut program ini, terdapat berbagai jenjang usia. 

"Dengan usia yang paling paling tua adalah 67 tahun, tentu mereka sudah beranak cucu. Ada yang baru saja menikah, ada yang sudah sekian lama mereka berumah tangga tapi belum menikah," ucap dia.

Sementara, untuk peserta pengantin paling muda berusia 19 tahun. 

Baca juga: Mas Bupati Hamenang Gaungkan Jogo Klaten, Upaya Agar Situasi Kondusif: Kegiatan Harus Tetap Ada

Prosesi akad nikah, sebelumnya telah dilakukan di KUA masing-masing kecamatan

Sedangkan ada 2 pasangan yang baru melakukan akad nikah dalam kesempatan ini. 

Muchlis mengatakan, Baznas Klaten turut berbahagia karena dapat membantu para pengantin tersebut.

Salah satu peserta ialah Sarjono (67), ia menjadi mempelai pria dengan mempelai wanita yakni Sukatri (51).

Keduanya berasal dari Kecamatan Manisrenggo. 

Sarjono mengakui, senang karena bisa menikah dengan pujaan hati yang sama-sama bekerja sebagai buruh. 

Baca juga: 4 Rekomendasi Wisata di Delanggu Klaten Jateng, Nikmati Kulineran dengan Suasana Pedesaan Alami

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved