Penemuan Mayat di Sragen

Pilu Nenek Asal Boyolali 3 Hari Pergi Tanpa Pamit, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Solo

Penemuan mayat di aliran Sungai Bengawan Solo kembali terjadi, Minggu (7/9/2025). Kali ini terjadi di Kabupaten Sragen.

Tayang:
Tribun Solo / Istimewa
TEMUAN JASAD. Proses evakuasi mayat perempuan parubaya asal Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, di aliran anak Sungai Bengawan Solo, Dukuh Manisrejo, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (7/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Penemuan mayat di aliran Sungai Bengawan Solo kembali terjadi kali ini di wilayah Kabupaten Sragen, Minggu (7/9/2025). 

Jasad perempuan parubaya ditemukan di tepi aliran sungai anak Bengawan Solo, di wilayah Kabupaten Sragen.

Baca juga: Proses Autopsi Pensiunan Guru Karanganyar Selesai, Kepulangan Jenazah ke Rumah Disambut Isak Tangis

Kasi Humas Polres Sragen AKP Sigit Sudarsono mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu mengatakan kejadian tersebut di pinggir aliran anak Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dukuh Manisrejo RT 030, RW 005 Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen pukul 14.30 WIB.

Diketahui lokasi temuan jasad ini berada sekitar 25 kilometer dari Kota Solo.

"Korban ditemukan oleh orang yang hendak memancing ikan di sungai itu," kata Sigit, Minggu (7/9/2025).

Sigit mengatakan identitas korban diketahui bernama Minem (85), warga Dukuh Tegalpucong  RT 001, RW 007, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Kronologi Ditemukan

Ia menjelaskan kronologi kejadian bermula saat dua orang akan mencari ikan di sekitar lokasi kejadian.

Dia mengatakan, saat ingin turun ke sungai melihat ada mayat yang mengapung.

"Saksi melihat mayat dengan dalam keadaan terlungkap di sana," ungkap Sigit.

Ia mengatakan setelah para saksi mengetahui hal tersebut, kemudian  mereka mendekati dan setelah melihatnya mayat tersebut seorang perempuan yang dikenalnya.

Dia menjelaskan, para saksi mengenal mayat itu bernama Minem atau warga dari tetangga.

Baca juga: Kisah Yatmi, Saksi Pertama Temuan Jenazah Nenek di Wonogiri : Lampunya Masih Nyala, Tapi Kok Sepi

TEMUAN JASAD. Proses evakuasi mayat perempuan parubaya asal Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, di aliran anak Sungai Bengawan Solo, Dukuh Manisrejo, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (7/9/2025).
TEMUAN JASAD. Proses evakuasi mayat perempuan parubaya asal Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, di aliran anak Sungai Bengawan Solo, Dukuh Manisrejo, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (7/9/2025). (Tribun Solo / Istimewa)

Sempat Meninggalkan Rumah

Sebelum ditemukan, korban sempat dikabarkan meningalkan rumah sekitar 3 hari yang lalu, sehingga mereka memberitahu warga sekitar dan kepala desa setempat.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved