Balap liar di Sragen

Aksi Balap Liar di Jalan Persawahan Desa Bandung Sragen Bikin Petani Pusing, Hampir Ada Tiap Hari

Aksi balap liar anak muda di jalan persawahan Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, membuat warga sekitar resah.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Istimewa
BALAP LIAR - Aksi balap liar sekelompok anak muda di jalan persawahan Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen. Saat dilakukan penyisiran pada Rabu (26/11/2025) sore, petugas mendapati belasan anak muda yang bersiap menggelar balap liar di lokasi. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Bandung, Ngrampal, Sragen resah dengan aksi balap liar remaja di jalan persawahan yang berlangsung hampir tiap sore
  • Polisi menyidak lokasi pada 26/11/2025 dan mengamankan belasan remaja beserta motor modifikasi berknalpot brong
  • Para pelaku sebagian besar pelajar, tanpa pengawasan orang tua, menimbulkan bising dan ancaman keselamatan bagi warga

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Aksi balap liar yang dilakukan sekelompok anak muda di jalan persawahan Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, membuat warga sekitar resah.

Kegiatan tersebut hampir setiap hari digelar, terutama pada sore hari.

Para petani menjadi pihak yang paling terganggu karena lokasi balap liar berada di jalur yang biasa mereka lalui.

"Mumet kulo ngrasakne, Pak (Pusing saya merasakannya, Pak)," ujar seorang petani yang setiap hari menyaksikan aksi tersebut, Kamis (27/11/2025).

Aksi balap liar sekelompok anak muda di jalan persawahan Desa Bandung
BALAP LIAR - Aksi balap liar sekelompok anak muda di jalan persawahan Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen. Saat dilakukan penyisiran pada Rabu (26/11/2025) sore, petugas mendapati belasan anak muda yang bersiap menggelar balap liar di lokasi.

Merasa tidak nyaman, warga akhirnya melaporkan aktivitas itu kepada pihak kepolisian.

Saat dilakukan penyisiran pada Rabu (26/11/2025) sore, petugas mendapati belasan anak muda yang bersiap menggelar balap liar di lokasi.

Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono, melalui KBO Lantas Polres Sragen, Iptu Irwan Marviyanto, menjelaskan bahwa para remaja tidak bisa mengelak ketika didatangi petugas.

"Mereka langsung diamankan, dan digiring sambil menuntun sepeda motor masing-masing menuju Mapolres Sragen untuk dilakukan pendataan, pembinaan, serta penindakan sesuai aturan lalu lintas," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (27/11/2025).

Baca juga: Penggerebekan Balap Liar di Sukoharjo! 26 Motor Knalpot Brong Disita, Didominasi Bocah SMP dan SMA

Mayoritas Pelajar

Menurut Irwan, sebagian besar pelaku masih berusia remaja, bahkan ada yang berstatus pelajar. 

Sepeda motor yang digunakan pun telah dimodifikasi tanpa standar keamanan, seperti menggunakan knalpot brong.

Selain itu, mereka berkumpul tanpa pengawasan orang tua.

"Suara bising motor dan aksi ugal-ugalan remaja itu membuat warga tak nyaman dan merasa terancam keselamatannya," jelasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved