Nataru 2026

Info Titik Rawan Kemacetan di Karanganyar saat Nataru 2026, Termasuk Simpang Keprabon

Momen Nataru di Karanganyar, sejumlah titik menjadi kawasan rawan macet. Itu seperti simpang Keprabon, Jawa Dwipa, Kelurahan Tawangmangu.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
ILUSTRASI. Suasana arus lalu lintas kendaraan di sepanjang jalan Solo-Tawangmangu, di masa libur Nataru 2024/2025, Minggu (22/12/2024). Berikut titik rawan kemacetan di Karanganyar. 

Ringkasan Berita:
  • Karanganyar menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan macet seperti simpang Keprabon, Jawa Dwipa, Cicoa, dan Sekipan selama Nataru 2026.
  • Jalur alternatif disiapkan, termasuk rute Dimoro–SMA Karangpandan–Ngargoyoso serta pengalihan ke Matesih bila kepadatan meningkat.
  • Pos Pam, Pos Yan, pembatasan angkutan barang, dan larangan bus/truk di jalur lama Tawangmangu–Gondosuli diterapkan untuk kelancaran arus.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Karanganyar menjadi daerah yang sering dikunjungi saat momen libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan, sementara rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif disiagakan untuk menjaga kelancaran arus menuju kawasan wisata Tawangmangu dan Ngargoyoso.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto mengatakan, beberapa titik seperti simpang Keprabon, Jawa Dwipa, Kelurahan Tawangmangu, Cicoa, simpang keluar Sekipan, hingga simpang Acidatama berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

"Rekayasa nanti akan dilakukan saat terjadi peningkatan lalu lintas. Apabila terjadi kondisi merah kami akan melakukan pengalihan arus," beber AKP Agista Ryan Mulyanto pada Kamis (11/12/2025).

Ia memastikan jalur utama tetap bisa dilalui meski terjadi lonjakan wisatawan, terutama ke arah Tawangmangu dan Ngargoyoso.

ILUSTRASI. Potret kemacetan dan kendaraan mengular di Jalur Wisata Tawangmangu Karanganyar, Sabtu (2/7/2022). Kawasan ini menjadi kawasan rawan macet momen Nataru 2026.
ILUSTRASI. Potret kemacetan dan kendaraan mengular di Jalur Wisata Tawangmangu Karanganyar, Sabtu (2/7/2022). Kawasan ini menjadi kawasan rawan macet momen Nataru 2026. (Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto)

Untuk mengurai kepadatan di simpang Keprabon, Desa/Kecamatan Karangpandan, sejumlah jalur alternatif disiapkan.

Dari Simpang Dimoro, kendaraan bisa diarahkan melalui jalur SMA Karangpandan yang tembus ke Ngargoyoso.

Jalur dekat patung Semar juga disiapkan menuju SMA Karangpandan atau Pasar Karangpandan.

Apabila kepadatan terjadi di simpang Keprabon, kendaraan dari Tawangmangu dapat dialihkan melewati Matesih.

"Jalur sudah kami cek. Sudah bagus untuk pengalihan arus. Kemudian apabila di Ngargoyoso itu kan simpang Keprabon kami alihkan ke Dimoro," jelasnya.

Bus Dilarang Melintas Jalur Lama Tawangmangu–Gondosuli 

Untuk Bus dan Truk, saat ini dilarang melintas di jalur lama Tawangmangu–Gondosuli dan wajib menggunakan jalur baru.

Jalur lama kini hanya untuk akses warga.

"Saat ini jalan itu hanya diperuntukkan untuk akses jalan warga setempat, wisatawan dihimbau melintasi jalur baru Tawangmangu-Gondosuli," tegas Ryan.

Baca juga: Nataru Boyolali 2026, Arus Mudik Diprediksi Naik 7 Persen, 273 Ribu Kendaraan Bakal Melintas

Sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga disiagakan, termasuk Pos Terpadu Alun-Alun Karanganyar, Pos Yan Terpadu Wisata Tawangmangu, serta pos-pos lain di Colomadu, Klodran, Kerjo, Kebakkramat, Edutorium UMS, dan Gereja St. Stephanus Jumapolo.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved