DPRD Klaten

DPRD Klaten Ingatkan Pengelola Wisata dan Warga Jelang Nataru: Kendalikan Kapasitas dan Jaga Tarif

Pengelolaan destinasi wisata harus memperhatikan batas kapasitas demi keselamatan pengunjung.

Tayang:
Penulis: Ibnu DT | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com/Ibnu DT
Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko menyebut, DPRD telah menuntaskan fungsi pembentukan payung hukum sektor pariwisata. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Lonjakan kendaraan di sejumlah akses menuju destinasi wisata di Kabupaten Klaten diprediksi akan terus terjadi saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Situasi ini menjadi perhatian DPRD Klaten untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi arus wisatawan.

Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko menegaskan, pengelolaan destinasi wisata harus memperhatikan batas kapasitas demi keselamatan pengunjung.

Baca juga: Ketua DPRD Klaten Soroti Tarif Parkir dan Tiket Wisata Jelang Nataru: Jangan Bikin Wisatawan Kapok!

“Menurut saya terkait banyaknya destinasi dan peminat di Kabupaten Klaten, agar wisatawan merasa nyaman, merasa aman, perlu diimbangi dengan pengendalian kapasitas, ini penting,” ujar Edy.

Ia mengingatkan, pelanggaran kapasitas dapat berdampak serius.

“Jangan sampai kapasitasnya misalnya 1.000 lantaran pengunjung banyak terus dibuka bahkan mencapai 2.000,” katanya. 

“Jangan sampai niat berwisata di Kabupaten Klaten ini, mau mencari suasana yang menyenangkan justru menjadi musibah," seraya menambahkan.n

Selain kapasitas, Edy menyoroti potensi kemacetan dan kecelakaan di jalur menuju lokasi wisata.

“Ini yang perlu kita perhatikan bersama, juga terkait bagaimana pengaturan jalan. Karena nanti Nataru mestinya jalannya macet,” ujarnya.

Ia menyebut koordinasi telah dilakukan bersama Pemkab Klaten dan Forkopimda.

“Maka menurut kami, Pemkab Klaten, Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati dan kami Forkopimda (wajib) untuk koordinasi menyiapkan libur Nataru ini,” ungkap Edy.

Dari sisi pelayanan, DPRD menegaskan larangan praktik tarif yang melampaui ketentuan.

Baca juga: Ketua DPRD Klaten Ajak Warga Ramah Wisatawan di Momen Libur Nataru: Ramai Berkah Bukan Masalah

“Termasuk salah satunya menaikkan tarif parkir yang ugal-ugalan, menarikkan tarif masuk ke destinasinya tinggi. Itu sudah sering kami sampaikan,” kata Edy.

Ia juga mengajak masyarakat bersikap ramah dan menjaga kebersihan lingkungan wisata.

“Bagaimana kita sebagai masyarakat ini ramah terhadap wisatawan,” ucapnya.

“Biar di sana terlihat bersih dan menyenangkan semuanya," lanjutnya.  

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved