Jembatan Ambles di Sragen
Akses Jalan Sambilandak-Tempel Desa Srimulyo Sragen Ditutup Total, Pengendara Harus Memutar 1-2 Km
Amblasnya jembatan tersebut, membuat Jalan Sambilandak-Tempel yang merupakan jalan kabupaten ini sementara waktu ditutup total.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Rifatun Nadhiroh
Ringkasan Berita:
- Jembatan di Jalan Sambilandak–Tempel, Desa Srimulyo, Gondang, Sragen amblas membentuk lubang besar lebih dari setengah badan jalan; akses ditutup total dan pengendara harus memutar.
- Lubang mulai muncul Jumat (18/1/2026) dan membesar; bagian bawah jembatan kosong (growong), tersisa lapisan cor dan aspal sekitar 15 cm.
- Kades Srimulyo Tri Prasetyo menyebut hujan deras memperparah kondisi; jembatan merupakan jalan kabupaten dan bangunan lama.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Jembatan di Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen amblas sejak Jumat (16/1/2026).
Amblasnya jembatan tersebut, membuat Jalan Sambilandak-Tempel yang merupakan jalan kabupaten ini sementara waktu ditutup total.
Kepala Desa Srimulyo, Tri Prasetyo mengatakan karena akses jalan ditutup, pengendara pun harus memutar sejauh 1-2 kilometer.
"Harus muter satu sampai dua kilometer," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (17/1/2026).
"Akses ditutup total, sepeda motor tidak bisa lewat, harus memutar," sambungnya.
Sementara itu, lubang jembatan diperkirakan bisa melebar, karena hanya tinggal lapisan cor dan aspal saja dengan tebal 15 cm.
Baca juga: Jembatan di Desa Srimulyo Sragen Ambles, Sebelumnya Sudah Kelihatan Melengkung Tak Segera Diperbaiki
Oleh karena itu, kondisi tersebut bisa membahayakan apabila dilintasi kendaraan.
"Bisa melebar, karena itu kan sebenarnya tinggal lapisan atasnya saja, yang tengah sudah kosong dalamnya, tinggal yang pinggir-pinggir saja, bawah jalan sudah kosong semua," terangnya.
Jalan tersebut amblas, Tri memperkirakan karena tergerus air hujan.
"Bisa jadi karena hujan terkikis di dalamnya, talud-talud masih utuh di kanan dan kirinya, tapi itu bangunan lama, dulu hanya melengkung, urugnya semuanya habis sekarang," pungkasnya.
Baca juga: Sejarah Kampung Dekat Tugu Perbatasan Jateng-Jatim di Sragen, Dulu Jadi Sentra Peternakan Babi
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ambles-Jembatan-di-jalan-Sambilandal-Tempel-Sragen.jpg)