Pendaki Hilang di Mongkrang
Pencarian Hari Ketiga Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar, Terjunkan Drone Sisir via Udara
Tim SAR memperluas area pencarian dengan mengerahkan ratusan personel serta pesawat tanpa awak alias drone.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Pencarian pendaki Bukit Mongkrang, Yazid Ahmad Firdaus, memasuki hari ketiga sejak dilaporkan hilang Minggu malam.
- Tim SAR mengerahkan 160 personel dan pesawat tanpa awak untuk menyisir area sulit dijangkau.
- Pencarian dibagi dalam lima SRU dengan fokus jalur dan pos pendakian berbeda.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Upaya pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki Bukit Mongkrang yang dilaporkan hilang sejak Minggu (20/1/2026) malam, memasuki hari ketiga.
Tim SAR memperluas area pencarian dengan mengerahkan ratusan personel serta pesawat tanpa awak alias drone.
Pantauan TribunSolo.com di lokasi, sebuah drone disiapkan sejak pukul 10.00 WIB.
Pesawat tanpa awak tersebut dikeluarkan dari dalam boks hitam berukuran besar sebelum diterbangkan di sekitar basecamp Mongkrang untuk memantau area yang sulit dijangkau.
Baca juga: Penuturan Orang Tua Pendaki Sebelum Hilang di Mongkrang Karanganyar : Pamit Persiapan Event Olahraga
Selain dukungan teknologi, ratusan relawan dari berbagai unsur juga diterjunkan untuk menyisir jalur pendakian.
Koordinator Posko SAR Operasi, Yohan Tri Anggoro, mengatakan pencarian terhadap Yazid Ahmad Fridaus (26) melibatkan total 160 personel.
Para relawan tersebut dibagi ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU) dengan wilayah tugas berbeda.
SRU 1 melakukan penyisiran vertical rescue dari Pos Candi 1 hingga Pos Bayangan. SRU 2 menyisir jalur Pos Candi 2 hingga Pos Tapak Nogo.
Baca juga: Pendaki Hilang di Mongkrang Karanganyar, Keluarga Menanti di Basecamp Sejak Akhir Pekan Lalu
Selanjutnya, SRU 3 melakukan penyisiran dari jalur pipa Mrutu menuju Pranten.
Sementara SRU 4 bergerak dari Pos Candi 2 hingga Pos Ngembel melalui jalur Sangitan.
Adapun SRU 5 menyisir jalur dari Pos Candi 2 menuju Pos Jumok Putri, juga via Sangitan.
"Hari ini kita turunkan lima SRU, setiap satu sru akan berisi 25 hingga 50 personel," kata dia.
Hingga hari ketiga pencarian, tim SAR masih terus berupaya mengumpulkan petunjuk dan memperluas area penyisiran untuk menemukan keberadaan korban.
Persiapan Event
Yazid Ahmad Firdaus (26), seorang pendaki yang dikabarkan hilang di Bukit Mongkrang, Karanganyar, diketahui pamit kepada orang tuanya, Sapto Mulyadi dan Rustiningsih, Sabtu (17/1/2026) malam untuk mendaki bersama teman-temannya.
Berdasarkan penuturan Sapto, tujuan anaknya adalah olahraga sekaligus mempersiapkan diri mengikuti sebuah evenr.
Namun hingga kini, Yazid belum ditemukan, dan keluarga beserta relawan masih melakukan pencarian.
“Ya, dia ke atas untuk persiapan ikuti event itu tapi tidak tahu event apa,” ungkap Sapto, kepada TribunSolo.com, Rabu (21/1/2026).
Sejak mendapat kabar hilangnya Yazid pada Minggu (20/1/2026) malam, Sapto dan sang istri terus berada di basecamp Bukit Mongkrang.
“Saya dan istrinya sudah di sini setelah mendapatkan kabar hilangnya anak saya, dan rencananya, saya mau naik dengan relawan untuk cari anak saya, tapi melihat situasi cuaca,” ungkap Sapto.
Terbiasa Mendaki
Keluarga menegaskan Yazid sudah terbiasa melakukan pendakian dan dikenal baik oleh teman-temannya.
“Anak saya sudah pamit, dan saya ijinkan karena anak saya sudah beberapa kali naik di Bukit Mongkrang,” kata Sapto.
Yazid diketahui pamit bersama teman-temannya, Salman, Sukma, dan satu teman dari Salman, sekitar pukul 20.30 WIB, dan rombongan tiba di basecamp dini hari Minggu pukul 03.00 WIB.
Kekhawatiran keluarga muncul saat salah satu teman mencoba menghubungi Yazid pada pukul 15.30 WIB, tetapi tidak mendapat jawaban.
“Setelah itu pukul 18.00 WIB saya dapat kabar anak saya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian,” jelas Sapto.
Baca juga: Lama Menanti, Orang Tua Pendaki Hilang di Mongkrang Karanganyar Siap Ikut Relawan Lakukan Pencarian
Sebelumnya, Koordinator Posko Opsar SAR Surakarta, Yohan Tri Anggoro, menjelaskan bahwa peristiwa hilangnya Yazid terjadi saat ia mendaki bersama teman-temannya pada Rabu pagi.
Mereka memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, saat turun menuju pos tiga, Yazid terpisah dari rombongan.
Seluruh teman-temannya berhasil kembali ke basecamp, tetapi Yazid belum terlihat.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas SAR.
(*)
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Pengelola Lakukan Pembenahan Jalur |
|
|---|
| Imbas Penutupan Bukit Mongkrang Karanganyar, Pedagang Jalur Pendakian Hentikan Aktivitas |
|
|---|
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Kemungkinan hingga Akhir Ramadhan |
|
|---|
| Cerita Relawan, Rela Bermalam di Tengah Hutan Demi Temukan Keberadaan Yazid |
|
|---|
| Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditemukan, Terselip Doa Sang Ibunda dari Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/DRONE-Penampakan-pesawat-drone-yang-dikerahkan-untuk-mencari-keberadaan-Yazid-Ahmad-Firdaus-26.jpg)