Viral Kisah Pemilik Konter dan Perantau

Kisah Perantau Banten di Sragen, Setiap Hari Numpang Internet Konter HP Demi Video Call Anak

Endang datang tidak hanya untuk urusan handphone, tetapi demi bisa melakukan panggilan video dengan keluarganya.

TribunSolo.com/Istimewa
PERANTAU - Endang Saputra (41), perantau asal Banten yang bermukim di Sragen, belum lama ini. Ia bertahan hidup sebagai sales parfum keliling di Kabupaten Sragen terus menyita perhatian warganet 

Ringkasan Berita:
  • Endang Saputra, perantau asal Banten, hampir setiap hari bolak-balik ke konter Rindi di Sragen untuk memperbaiki HP dan meminjam internet agar bisa video call dengan istri dan anaknya
  • Hidup serba terbatas, Endang bekerja sebagai sales parfum keliling dengan penghasilan tidak menentu dan kesulitan membeli kebutuhan pribadi
  • Kisahnya viral setelah Rindi mengunggah video, memicu donasi agar Endang bisa pulang ke kampung halaman.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Hampir setiap hari, Endang Saputra (41), perantau asal Banten, bolak-balik ke konter handphone milik Rindi Cantika (21) di Sragen Kulon.

Bukan hanya untuk memperbaiki ponselnya, tetapi juga sekadar meminjam jaringan internet agar bisa melakukan panggilan video dengan istri dan anaknya yang masih berusia enam bulan di kampung halaman.

Kisah haru perjuangan Endang sebagai sales parfum keliling yang hidup serba terbatas ini kemudian menyita perhatian warganet setelah Rindi mengabadikannya dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial.

Rindi mengaku rasa iba muncul setiap kali Endang datang ke konter.

Hampir setiap hari, Endang datang tidak hanya untuk urusan handphone, tetapi demi bisa melakukan panggilan video dengan keluarganya.

“Dalam sehari bisa tiga sampai lima kali datang, cuma buat video call keluarganya. Biar anaknya tidak lupa sama bapaknya,” kata Rindi.

Pertemuan Pertama di Konter Handphone

Rindi menceritakan awal mula pertemuannya dengan Endang. 

“Pertama kali datang itu hanya untuk memperbaiki tombol volume HP-nya. Waktu itu masih bisa diperbaiki dan dipakai,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

BANTU PERANTAU - Pemilik konter handphone di wilayah Sragen Kulon, Rindi Cantika (21), belum lama ini. Ia mengabadikan kisah perantau Endang Saputra dalam sebuah video dan mengunggahnya ke media sosial, hingga mendapat respons luas warganet serta menjadi awal terbukanya donasi untuk membantu Endang pulang ke kampung halaman.
BANTU PERANTAU - Pemilik konter handphone di wilayah Sragen Kulon, Rindi Cantika (21), belum lama ini. Ia mengabadikan kisah perantau Endang Saputra dalam sebuah video dan mengunggahnya ke media sosial, hingga mendapat respons luas warganet serta menjadi awal terbukanya donasi untuk membantu Endang pulang ke kampung halaman. (TribunSolo.com/Istimewa)

Ponsel tersebut menjadi satu-satunya alat komunikasi Endang, baik untuk bekerja maupun untuk menjalin kontak dengan keluarganya di Banten.

Namun, beberapa hari kemudian, Endang kembali ke konter karena handphonenya sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

Dari situlah percakapan mulai mengalir, dan Rindi mengetahui kondisi kehidupan Endang yang serba terbatas.

Baca juga: Dari HP Rusak, Terungkap Kisah Perantau Banten di Sragen Rindu Istri dan Bayinya Tapi Tak Ada Ongkos

Hidup Serba Terbatas di Perantauan

Endang bekerja sebagai sales parfum keliling dengan penghasilan yang tidak menentu.

Untuk kebutuhan makan sehari-hari, ia masih ditanggung oleh bos tempatnya bekerja, sementara kebutuhan lain seperti membeli handphone baru atau ongkos pulang kampung tidak mampu ia penuhi.

“Beliau sering cerita ingin pulang bertemu istri dan anaknya yang masih enam bulan, tapi tidak punya ongkos. HP rusak saja sudah bingung, apalagi mau beli yang baru,” tutur Rindi.

Baca juga: Empati Perempuan Sragen Ini Bikin Perantau Banten Bisa Pulang Kampung, Galang Donasi Rp15,9 Juta

Kepedulian Warganet Membantu Endang Pulang

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved