Fakta Menarik Tentang Boyolali
Asal-usul Umbul Dudo di Boyolali, Ada Legenda Tragis Terkait Namanya
Meski awalnya bernama Umbul Katunda, masyarakat kini lebih mengenal kolam tersebut sebagai Umbul Dudo.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Umbul Pengging di Boyolali merupakan pemandian alami populer dengan tiga kolam alami dan satu kolam anak, menawarkan air segar langsung dari mata air serta nilai sejarah dan legenda.
- Kolam paling legendaris adalah Umbul Dudo, dahulu bernama Umbul Katunda, yang dikaitkan dengan kisah Bandung Bondowoso dan perang Keraton Prambanan–Pengging.
- Nama Umbul Dudo berasal dari cerita seorang pria yang ditinggal istrinya, tanpa mitos negatif, dan kini menjadi destinasi favorit dengan tarif terjangkau.
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tidak cuma Kabupen Klaten saja yang memiliki banyak umbul atau pemandian alami.
Kabupaten Boyolali juga dikenal memiliki banyak pemandian alami atau umbul yang menjadi favorit wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.
Salah satu destinasi yang paling populer sekaligus sarat nilai sejarah dan legenda adalah Umbul Pengging yang terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.
Baca juga: Rekomendasi Wisata Air Alami yang Menyegarkan di Klaten, Umbul Siblarak di Polanharjo
Umbul Pengging menawarkan kesegaran air alami yang bersumber langsung dari mata air pegunungan.
Di kawasan ini terdapat tiga kolam pemandian alami serta satu kolam buatan yang diperuntukkan bagi anak-anak.
Tiga Umbul dengan Cerita Berbeda
Menariknya, tiga kolam alami di Umbul Pengging tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemandian, tetapi juga memiliki kisah legenda masing-masing.
Warga setempat, menyebut cerita tersebut diwariskan secara turun-temurun dari orang tua dan leluhur mereka.
Dari ketiga kolam tersebut, Umbul Dudo menjadi yang paling legendaris.
Umbul ini dulunya dikenal dengan nama Umbul Katunda dan merupakan kolam pertama yang muncul di kawasan Umbul Pengging.
Baca juga: Asal-usul Candi Planggatan di Karanganyar : Peninggalan Kerajaan Majapahit, Jejak Prabu Brawijaya V
Legenda Umbul Katunda dan Bandung Bondowoso
Legenda Umbul Pengging bermula dari kisah peperangan antara Keraton Prambanan dan Keraton Pengging Wanasegara.
Pasukan Prambanan dipimpin oleh Patih Gupala, sementara Keraton Pengging dipimpin oleh Prabu Damar Maya, ayah dari tokoh legendaris Bandung Bondowoso.
Dalam perjalanannya menuju Keraton Prambanan, Bandung Bondowoso merasa sangat haus dan lelah.
Saat itu, kawasan yang kini menjadi Umbul Pengging belum memiliki sumber air.
Bandung Bondowoso kemudian melubangi tanah hingga memunculkan mata air yang membentuk sebuah kolam.
Baca juga: Asal-usul Kecamatan Karanggede Boyolali, Jejaknya Dipercaya Sudah Ada Sejak Tahun 1800-an
| Rekomendasi Wisata di Boyolali untuk Libur Lebaran : Ada Umbul Dudo yang Punya Legenda Tragis |
|
|---|
| Asal-usul Masjid Jami Jalaluddin di Kemusu Boyolali : Dipercaya Dulu Tempat Pertapaan Sunan Kalijaga |
|
|---|
| Ritual Memetri Tuk Babon di Lereng Merbabu, Tradisi Warga Selo Boyolali Memohon Keabadian Sumber Air |
|
|---|
| Asal-usul Masjid Cipto Mulyo Boyolali : Peninggalan PB X yang Usia Bangunannya Lebih dari Satu Abad |
|
|---|
| Asal-usul Umbul Langse di Boyolali : Sempat Kering Kerontang Sebelum Dilakukan Ritual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Umbul-Dudo-atau-Katunda-boyolali.jpg)