Kades Ponggok Klaten
Sosok Junaedhi Mulyono, Kades Ponggok Klaten yang Kini Pimpin APDESI
Pemilihan Ketua Umum DPP APDESI mengarah ke Kades Ponggok. Junaedhi Mulyono terpilih menjadi ketua baru.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP APDESI periode 2026–2031 dalam Munas ke-5 di Jakarta.
- Selama hampir 18 tahun memimpin Ponggok, Junaedhi berhasil mengubah desa tertinggal menjadi desa maju melalui pengelolaan BUMDes dan program peningkatan SDM.
- Junaedhi menegaskan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, termasuk Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis, serta menargetkan lahirnya desa-desa maju baru di seluruh Indonesia.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono, terpilih menjadi Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) periode 2026–2031.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) DPP APDESI ke-5 yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (29/1/2025).
Junaedhi kurang lebih 18 tahun terakhir atau tiga periode memimpin Desa Ponggok.
“Dan saya memang di Ponggok ini sudah hampir 18 tahun memimpin Desa Ponggok, dan kami merasa apa yang kami lakukan di Desa Ponggok ini harus kami tularkan ke desa-desa di seluruh Indonesia,” ujar Junaedhi kepada wartawan Senin (2/2/2026).
“Jadi, biar nantinya akan muncul Ponggok-Ponggok baru,” tambahnya.
Sepak terjang Junaedhi selama memimpin Ponggok membawa perubahan drastis dalam berbagai aspek.
Dari yang sebelumnya desa tertinggal, kini menjadi desa maju dan sejahtera.
Mulai dari pengelolaan sumber daya air yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Pengelolaan secara profesional membuat pendapatan asli desa (PAD) meningkat hingga miliaran rupiah per tahun.
Hingga ragam program yang menyasar langsung ke masyarakat, seperti satu keluarga satu sarjana, yang menciptakan sumber daya manusia unggul di desa.
“Jadi, biar nantinya akan muncul Ponggok-Ponggok baru, yang mana kami memiliki target di setiap kabupaten itu ada Ponggok-Ponggok baru minimal 10,” jelasnya.
“Ya, termasuk berkaitan dengan program Pak Prabowo, Asta Cita ke-6, membangun dari desa,” imbuhnya.
Segera Bentuk Pengurus
Junaedhi secara langsung menegaskan dukungannya terhadap program prioritas pemerintah.
Seperti Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KD/MP), maupun program Makan Bergizi Gratis (MBG).
| Pasien RSUD Moewardi Solo Jatuh dari Lantai 11, Diduga Akhiri Hidup Akibat Kondisi Psikis |
|
|---|
| Ide Oleh-oleh Khas Sragen, Ada Serundeng Lebos yang Cita Rasanya Gurih Bisa untuk Lauk |
|
|---|
| Cerita Misteri di Ndalem Kalitan Solo Rumah Soeharto, Konon Gamelan di Sana Berbunyi Tiap Malam |
|
|---|
| Pembatasan Area di TPA Putri Cempo Solo, Pemulung Minta Tetap Diperbolehkan Memulung Sampah Baru |
|
|---|
| Cuaca di Siang Hari Panas, Ini Daftar Tempat Wisata di Karanganyar yang Cocok untuk Ngadem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kades-ponggok-saat-pemilihan.jpg)