Ramadan 2026
Nyadran Bawa Berkah, Penjual Bunga Tabur di Karanganyar Laris Manis, Setiap Hari Layani 25 Pembeli
Penjual mengaku rata-rata melayani sekitar 25 pembeli per hari dengan harga Rp5 ribu hingga Rp600 ribu.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Tradisi Sadranan pada bulan ruwah meningkatkan penjualan bunga tabur di Kabupaten Karanganyar.
- Penjual mengaku rata-rata melayani sekitar 25 pembeli per hari dengan harga Rp5 ribu hingga Rp600 ribu.
- Pasokan bunga didatangkan dari Boyolali dan Semarang, dengan kebutuhan mencapai belasan kilogram menjelang Ramadan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Memasuki bulan ruwah menjelang Ramadan, tradisi nyadran atau Sadranan membawa berkah tersendiri bagi penjual bunga tabur di Kabupaten Karanganyar.
Permintaan bunga meningkat signifikan seiring banyaknya warga yang berziarah ke makam untuk mendoakan leluhur.
Salah satu penjual bunga tabur, Tjahjadi Widyawati (55), warga Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, mengaku penjualannya meningkat tajam selama bulan ruwah.
Perempuan yang akrab disapa Bu Ipung ini mengatakan jumlah pembeli jauh lebih banyak dibanding hari biasa.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Bikin Produksi Mawar Anjlok, Harga Bunga Tabur di Boyolali Jelang Ramadan Melonjak
“Jika dibandingkan hari biasa tidak ada yang beli, dan yang beli hanya beberapa orang, itupun keluarga yang sedang berduka,” kata Ipung saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (5/2/2026).
Ia menyebut, selama musim Sadranan, rata-rata sekitar 25 orang per hari datang membeli bunga tabur di lapaknya.
Harga bunga yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 600 ribu, tergantung kebutuhan pembeli.
Datangkan Bunga dari Luar Daerah
Untuk memenuhi permintaan tersebut, Ipung mendatangkan pasokan bunga dari luar daerah, yakni dari Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali dan Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
“Setiap tahun, kalau H-4 bulan Ramadhan, bunga habis, kami habisnya 3 hingga 4 petok, 1 petok ada sekitar 3 sampai 4 kioogram,” kata dia.
Lonjakan permintaan bunga tabur ini biasanya terjadi beberapa hari menjelang Ramadan, seiring meningkatnya aktivitas ziarah warga di berbagai tempat pemakaman di Karanganyar.
| Warga Solo Raya Rayakan Idulfitri dengan Suka Cita, Ini Doa Agar Dipertemukan Ramadan Berikutnya |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Boyolali, Kamis 19 Maret 2026 : Adzan Maghrib Jam 17:53 |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Klaten, Kamis 19 Maret 2026: Adzan Maghrib Jam 17:52 |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Boyolali, Rabu 18 Maret 2026 : Adzan Maghrib Jam 17:53 |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Boyolali, Selasa 17 Maret 2026 : Lengkap Jadwal Salat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/BUNGA-TABUR-Tjahjadi-Widyawati-55-alias-Ipung-melayani-pembeli-yang-hendak-membeli-bunga-tabur.jpg)