Hujan Angin di Solo Raya

Detik-detik Atap Warung di Klaten Diterjang Angin Kencang : Seng Terangkat, Langit Mendadak Terlihat

Warung makan semi permanen milik Hartana (40), suara seng bergetar pelan sebelum akhirnya sebagian atap terangkat dan rusak diterpa hujan angin.

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
KENA ANGIN KENCANG - Atap bangunan warung makan di Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, rusak terhempas angin kencang, Rabu (25/2/2026). Seng yang ada di atap warung seketika terbuka. 

Ringkasan Berita:
  • Warung makan milik Hartana di Desa Bulan, Wonosari, Klaten rusak diterpa hujan angin; atap rusak sekitar 80 persen.
  • Saat kejadian ada 5 orang di dalam, sempat kaget namun tetap bertahan karena hujan deras.
  • Warung ditutup separuh dan tetap melayani; penanganan melibatkan warga, relawan, Damkar, BPBD, dan polisi.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Angin datang setelah gerimis tipis membasahi Dukuh Dawukan, Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Rabu (25/2/2026).

Di sebuah warung makan semi permanen milik Hartana (40), suara seng bergetar pelan sebelum akhirnya sebagian atap terangkat dan rusak diterpa hujan angin. 

Di bawah rangka bambu yang terbuka, lima orang yang berada di dalam warung sempat dibuat panik.

Warung itu berdiri sederhana, berdinding anyaman bambu dengan tiang-tiang penyangga yang masih memperlihatkan serat kayu aslinya.

Di sudut depan, etalase kaca berisi lauk-pauk rumahan tetap tertata.

TERHEMPAS: Atap bangunan warung makan di Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, rusak terhempas angin, Rabu (25/2/2026)
TERHEMPAS: Atap bangunan warung makan di Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, rusak terhempas angin, Rabu (25/2/2026) (TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

Di dekatnya, galon air biru bertengger di atas meja berlapis taplak plastik.

Meja panjang dengan alas kain biru, bangku kayu, hingga wajan besar di atas kompor masih berada di tempatnya, meski atap seng di atasnya tak lagi utuh.

Hartana menceritakan, cuaca awalnya hanya gerimis.

"Mulainya hujan gerimis, terus ada angin kencang itu," jelas Hartana, Rabu (25/2/2026).

Baca juga: Hujan Angin Rusak 80 Persen Atap Warung di Wonosari Klaten, 5 Orang Sempat Berada di Dalam

Saat angin menerjang, ia tengah berada di dalam bersama lima orang.

"Di dalam pas itu ada 5 orang termasuk saya sama rewang, sisanya itu pembeli," paparnya.

Suara gemeretak dari atas membuat semua orang menoleh. Beberapa lembar atap bergeser, sebagian lainnya terangkat.

Meski kaget, mereka memilih bertahan di dalam karena hujan yang cukup deras.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved