Orang Hilang di Boyolali
Pipa Air Hancur Diterjang Banjir Lahar Dingin Merapi, Warga Selo Boyolali Andalkan Stok Air Tersisa
Selama ini, masyarakat menggantungkan kebutuhan air sehari-hari dari sumber mata air di Sungai Apu.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Banjir lahar dingin Gunung Merapi merusak pipa air warga di Kali Apu, Kecamatan Selo, Boyolali.
- Suplai air bersih ke sejumlah dukuh di Desa Klakah dan Tlogolele terhenti akibat pipa putus dan hanyut.
- Warga bergotong royong memperbaiki jaringan, sementara stok air diperkirakan cukup hingga perbaikan selesai.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Kecamatan Selo, Boyolali, kini mengandalkan stok air yang tersisa setelah jaringan pipa air bersih milik mereka hancur diterjang banjir lahar dingin Gunung Merapi.
Pasokan air dari sumber mata air di Kali Apu terhenti total, memaksa warga bertahan sembari menunggu perbaikan rampung.
Selama ini, masyarakat menggantungkan kebutuhan air sehari-hari dari sumber mata air di Sungai Apu.
Air tersebut dialirkan menggunakan pipa paralon menuju kampung-kampung, bahkan sebagian dimanfaatkan hingga wilayah Magelang.
Namun derasnya banjir lahar yang membawa material batu dan pasir membuat pipa-pipa itu putus dan hanyut.
Kepala Desa Klakah, Marwoto, mengatakan dampak kerusakan ini dirasakan seluruh warga yang bergantung pada aliran tersebut.
"Di Desa Klakah ini ada beberapa Dukuh (yang mengambil air dari Sungai Apu) dan sampai saat ini belum hidup (air belum mengalir)," ujar Marwanto, Rabu (4/3/2026).
Baca juga: Hilang di Sungai Apu Boyolali, Perempuan Tuna Rungu Ditemukan Tewas 12 Kilometer dari Lokasi Hilang
Akibatnya, sejumlah dukuh belum kembali menikmati aliran air bersih.
Warga pun bergerak cepat melakukan gotong royong memperbaiki jaringan yang rusak.
Cadangan Air Tersisa untuk Sementara Waktu
Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah Nur E Saputra, menyebut masyarakat masih memiliki cadangan air untuk sementara waktu.
"Saat ini masyarakat mulai perbaikan. Alhamdulillah kami masih punya stok air. Semoga tidak sampai tiga hari sudah selesai perbaikannya," tambahnya.
Baca juga: Sebelum Perempuan Tuna Rungu Hilang di Sungai Apu Boyolali, Terjadi Banjir Lahar Dingin 2 Kali
Sementara itu, petugas pengamatan Merapi, Yulianto, menjelaskan intensitas hujan di puncak gunung sangat tinggi sehingga memicu banjir lahar di berbagai lereng.
"Baik di lereng Utara, barat, lereng selatan semuanya terjadi di banjir lahar," jelasnya.
| Ancaman Lahar Dingin Merapi, Penambang Kali Apu Boyolali Diminta Lebih Waspada |
|
|---|
| Diterjang Banjir Lahar Dingin Merapi, Pipa Air Warga Selo Boyolali Hancur |
|
|---|
| Sebelum Perempuan Tuna Rungu Hilang di Sungai Apu Boyolali, Terjadi Banjir Lahar Dingin 2 Kali |
|
|---|
| Hilang di Sungai Apu Boyolali, Perempuan Tuna Rungu Ditemukan Tewas 12 Kilometer dari Lokasi Hilang |
|
|---|
| Detik-detik Hilangnya Perempuan Tuna Rungu di Sungai Apu Boyolali, Tersisa Selendang dan Tas Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Lahar-dingin-terjang-pipa.jpg)