Longsor di Wonogiri

Cerita Tim Gabungan Buka Akses JLK Wonogiri, Bersihkan Longsor hingga Malam

Akses JLK Wonogiri sudah terbuka, ini berkat kerja keras BPBD, relawan, dan instansi terkait.

|
TribunSolo.com/Istimewa
SUDAH BISA DILEWATI. Kondisi terkini akses di Jalan Lingkar Kota (JLK) Kabupaten Wonogiri kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, Minggu (8/3/2026). Jalur tersebut sebelumnya tertutup tanah, batu, serta pohon tumbang akibat tanah longsor yang terjadi pada Kamis (5/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Wonogiri bersama relawan bergerak cepat membuka akses Jalan Lingkar Kota (JLK).
  • Proses evakuasi dilakukan dengan menurunkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memindahkan batu besar serta membersihkan timbunan tanah yang menutup badan jalan.
  • Penanganan juga melibatkan TNI, Polri, dan Pemadam Kebakaran. Setelah material dipindahkan dan jalan dibersihkan dengan semprotan air, akses JLK Wonogiri kini sudah kembali normal dilalui kendaraan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - BPBD dan relawan bekerja keras untuk membuka akses jalan Lingkar Kota (JLK) Kabupaten Wonogiri

Mereka menurunkan alat berat dan melakukan pembersihan lokasi selama seharian. 

Ini dikatakan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama. 

Fuad mengatakan, jalur JLK yang tertutup material longsor sudah kembali normal. 

Jalur tersebut sebelumnya tertutup tanah, batu, serta pohon tumbang akibat longsor yang terjadi pada Kamis (5/3/2026).

Evakuasi material longsor dilakukan secara cepat oleh tim gabungan sehingga jalur tersebut dapat segera dibuka kembali.

“Untuk longsor di jalur Lingkar Kota Wonogiri sudah selesai ditangani. Pada hari kejadian kami langsung melakukan evakuasi tanah dan batu, dan dalam sehari sudah selesai hingga sore bahkan malam hari,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Fuad menjelaskan, dalam proses pembersihan material longsor, BPBD bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang menurunkan alat berat guna memindahkan batu besar serta membersihkan timbunan tanah yang menutup badan jalan.

Selain itu, petugas juga melakukan pemotongan sejumlah pohon yang tumbang akibat longsor.

Setelah material besar berhasil dipindahkan, sisa tanah yang masih menempel di badan jalan kemudian dibersihkan menggunakan semprotan air dari BPBD yang dibantu mobil tangki dari Pemadam Kebakaran.

Proses penanganan juga melibatkan unsur TNI dan Polri yang membantu pengamanan serta mempercepat proses pembersihan di lokasi kejadian.

LONGSOR - Tanah longsor menutup total Jalan Lingkar Kota (JLK) Wonogiri pada Kamis (5/3/2026) malam. Akibatnya, jalur alternatif tersebut tidak bisa dilalui kendaraan karena material longsoran menutupi seluruh badan jalan.
LONGSOR - Tanah longsor menutup total Jalan Lingkar Kota (JLK) Wonogiri pada Kamis (5/3/2026) malam. Akibatnya, jalur alternatif tersebut tidak bisa dilalui kendaraan karena material longsoran menutupi seluruh badan jalan. (TribunSolo.com/Istimewa)

Tak Ada Kendala Berarti

Fuad menambahkan, dalam proses evakuasi tidak ditemukan kendala berarti karena seluruh instansi terkait dapat berkoordinasi dengan baik di lapangan.

“Kami selalu bersinergi dalam setiap penanganan bencana. Saat ada pohon yang mengenai jaringan listrik, kami langsung berkoordinasi dengan PLN untuk penanganannya. Sementara material batu dan tanah yang menutup jalan kami komunikasikan dengan PUPR,” jelasnya.

Dengan selesainya proses pembersihan tersebut, kondisi Jalan Lingkar Kota Wonogiri kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Truk Muatan Triplek Terguling di Jalur Lingkar Selatan Boyolali, Warga Sempat Mengira Gempa Bumi

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved