Vario Tabrak Tembok SPPG di Tawangmangu
Tragis! Vario Hantam Tembok SPPG di Tawangmangu Karanganyar, Ayah dan Anak Tewas
Kecelakaan itu merenggut dua nyawa sekaligus, seorang ayah dan anak yang tengah berada dalam satu kendaraan.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Motor Honda Vario menabrak tembok SPPG Tawangmangu, Karanganyar, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB saat melaju di jalan menurun dan berbelok.
- Kendaraan dikendarai Anton Purnomo dengan tiga penumpang, termasuk dua anak. Seluruh korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tawangmangu.
- Anton Purnomo dan anaknya Hazard Bondan Purnomo meninggal dunia saat menjalani perawatan, sementara dua korban lainnya mengalami luka.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Subuh yang biasanya tenang di kawasan lereng Tawangmangu berubah menjadi kabar duka.
Sebuah sepeda motor Honda Vario menghantam tembok SPPG Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kecelakaan itu merenggut dua nyawa sekaligus, seorang ayah dan anak yang tengah berada dalam satu kendaraan.
Baca juga: Bawa Alat Congkel, Pria asal Solo Kepergok Hendak Curi Kotak Amal di Masjid Tawangmangu Karanganyar
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar Iptu Faham R mewakili Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto membenarkan peristiwa tersebut.
"Sepeda motor Honda Vario dengan plat AD-5993-ZA menabrak tembok SPPG Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar tadi pagi," kata Faham, Senin (9/3/2026).
Motor tersebut dikendarai Anton Purnomo (44) yang membonceng tiga penumpang sekaligus, yakni Muhammad Ridwan Purnomo (8), Hazard Bondan Purnomo (11), serta Endang Sumiyatun (43).
Mereka merupakan warga Kampung Sewu, RT 005 RW 005, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.
Baca juga: Kabar Baik! 587 Calhaj Karanganyar Dipastikan Berangkat Haji di Tengah Perang Iran vs Israel-AS
Rombongan itu melaju dari arah selatan, dari kawasan Tawangmangu menuju barat ke arah Karanganyar.
Jalan yang menurun dan berbelok ke kiri diduga membuat pengendara kehilangan kendali.
"Akibat kejadian tersebut, pengendara motor mengalami luka di dada dirawat di Puskesmas Tawangmangu dan dua penumpang lain mengalami luka yaitu Hazard Bondan Purnomo dan Muhammad Ridwan Purnomo, mengalami luka di kepala dirawat di Puskesmas Tawangmangu," kata dia.
Benturan keras membuat seluruh penumpang mengalami luka.
Dilarikan ke Puskesmas, Tapi Tak Selamat
Mereka segera dibawa ke Puskesmas Tawangmangu untuk mendapatkan perawatan.
Namun nasib berkata lain. Dalam perjalanan penanganan medis, dua korban tak berhasil diselamatkan.
"Namun dalam perjalanan, pengendara Anton Purnomo dan salah satu penumpang motor yang duduk di depan bernama Hazard Bondan Purnomo meninggal dunia dalam perawatan yang merupakan bapak dan anak," kata dia.
Sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka yang diderita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Garis-polisi-ilustrasi.jpg)