Perang Iran vs Israel AS

Kabar Baik! 587 Calhaj Karanganyar Dipastikan Berangkat Haji di Tengah Perang Iran vs Israel-AS

Kementerian Haji dan Umrah memastikan persiapan ibadah haji tetap berjalan normal meski situasi geopolitik dunia sedang tidak stabil.

Tayang:
TribunSolo.com/Ryantono
TETAP BERANGKAT - Kegiatan Calhaj di Embarkasi Solo sebelum Terbang ke Tanah Suci beberapa waktu lalu. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memastikan persiapan ibadah haji tetap berjalan normal meski situasi geopolitik dunia sedang tidak stabil. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karanganyar, Sofyan Hadi, mengatakan ada ratusan calon jemaah dari Karanganyar yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Ketegangan perang Iran–Israel dipastikan tidak mengganggu keberangkatan calon jemaah haji asal Karanganyar.
  • Sebanyak 587 orang dari Karanganyar dijadwalkan berangkat haji pada Mei 2026.
  • Kementerian Haji dan Umrah memastikan persiapan haji masih berjalan normal tanpa dampak signifikan dari konflik Timur Tengah.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ketegangan perang antara Iran dan Israel-Amerika Serikat (AS) yang memanas di kawasan Timur Tengah dipastikan tidak mengganggu keberangkatan ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Karanganyar

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memastikan persiapan ibadah haji tetap berjalan normal meski situasi geopolitik dunia sedang tidak stabil.

Baca juga: Gegara Perang Iran vs Israel-AS, 30 Jadwal Keberangkatan Umrah dari Solo Raya Terancam Reschedule?

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karanganyar, Sofyan Hadi, mengatakan ada ratusan calon jemaah dari Karanganyar yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun 2026.

"Total ada 587 orang dari Karanganyar yang akan berangkat Ibadah Haji tahun ini," kata Sofyan, Senin (9/3/2026).

Jumlah tersebut terdiri dari 583 calon jemaah haji serta petugas pendamping yang akan membantu kelancaran ibadah selama di Tanah Suci.

Baca juga: Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Jemaah Umroh dari Solo Belum Bisa Pulang, Sudah Tertahan 3 Hari

Meski konflik di Timur Tengah menjadi perhatian dunia, Sofyan menegaskan hingga saat ini tidak ada dampak signifikan terhadap penyelenggaraan haji Indonesia.

"Sampai saat ini, apa yang terjadi di Timur Tengah belum berdampak signifikan terhadap persiapan penyelenggaraan haji dan persiapan haji terus berjalan dan diharapkan tidak terganggu hingga hari H pelaksanaan," kata dia.

Ia memastikan seluruh tahapan persiapan keberangkatan jemaah dari Karanganyar tetap berjalan sesuai rencana.

Sempat Ada Jemaah yang Tertahan 3 Hari

Perang yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berimbas kepada jemaah umrah asal Indonesia.

Salah satunya yang berangkat dari Kota Solo, misalnya, ada beberapa jadwal keberangkatan yang dibatalkan.

Selain itu, akibat perang tersebut, sejumlah kelompok jemaah umrah yang akan kembali ke Solo juga mengalami kendala karena penerbangan ditunda selama beberapa hari terakhir.

Atas kejadian tersebut, Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Kota Solo, Her Suprabu, mengatakan bahwa kini pihaknya tengah mengupayakan agar perjalanan ibadah umrah untuk jemaah yang telah terjadwal tetap bisa diselesaikan.

Pimpinan PT Dewangga Lil Hajj Wal Umroh tersebut mengatakan bahwa di bironya saja terdapat beberapa kendala keberangkatan dan kepulangan jemaah akibat pecahnya perang Iran.

Ketua Bappilu PDIP Kota Solo Her Suprabu, saat ditemui, Jumat (3/5/2024)
TERDAMPAK. Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Kota Solo, Her Suprabu saat ditemui, Jumat (3/5/2024). Dia mengakui bisnis umroh terdampak perang Iran vs AS-Israel. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)
Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved