Koperasi Merah Putih
81 Koperasi Desa Merah Putih di Boyolali Rampung, 17 Desa Terkendala Lahan
Koperasi Desa Merah Putih di Boyolali sudah dibangun puluhan, ada pembangunan yang terkendala lahan.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Boyolali terus dikebut. Hingga kini sudah ada 81 unit KDMP yang berdiri dan seluruhnya telah mencapai progres 100 persen.
- Total target pembangunan KDMP di Boyolali mencakup 267 desa dan kelurahan. Saat ini sekitar 250 titik masih dalam proses pembangunan.
- Sebanyak 17 desa belum dapat dibangun karena terkendala lahan yang masuk kategori Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Pemkab Boyolali kini berkoordinasi dengan Kementerian ATR.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Boyolali terus dikebut.
Hingga saat ini, progres pembangunan koperasi tersebut sudah menjangkau sebagian besar desa dan kelurahan di wilayah itu.
Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, menyebutkan saat ini sudah terdapat 81 unit KDMP yang berdiri di Boyolali dan seluruhnya telah mencapai progres 100 persen.
Menurutnya, secara keseluruhan target pembangunan KDMP di Boyolali mencakup 267 desa dan kelurahan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 250 titik saat ini masih dalam proses pembangunan, sementara 17 desa lainnya belum dapat dibangun.
Dhanu menjelaskan, kendala utama di sejumlah desa tersebut adalah persoalan lahan.
Beberapa lokasi yang direncanakan untuk pembangunan KDMP masuk dalam kategori Lahan Sawah Dilindungi (LSD) sehingga tidak bisa langsung digunakan untuk pembangunan.
“Masih ada sekitar 17 desa yang belum bisa dibangun karena terkendala lahan, sebab merupakan lahan sawah dilindungi,” ujarnya.
Koordinasi dengan Pusat
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Boyolali disebut telah mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Menurut Dhanu, saat ini Pemda Boyolali sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) di tingkat pusat untuk mencari solusi terkait penggunaan lahan tersebut.
Baca juga: Ketua DPRD Sukoharjo Soroti Pemangkasan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih: Minta Atur Prioritas
“Namun Pemda sekarang sudah mengupayakan, sehingga sudah berkomunikasi dengan ATR pusat,” katanya.
Ia berharap permasalahan lahan tersebut dapat segera terselesaikan sehingga pembangunan KDMP di seluruh desa dan kelurahan di Boyolali dapat rampung sesuai target. (*)
| Pusat Bilang Sudah, Daerah Mengaku Belum! Mobil Impor untuk KDMP Karanganyar Jadi Misteri |
|
|---|
| Fakta Baru! Belum Ada Mobil Impor India Masuk Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri |
|
|---|
| Di Tengah Penyaluran Mobil Impor India ke KDMP, Kades di Karanganyar Berharap Terima Mobil Jepang |
|
|---|
| Kades di Karanganyar Belum Dapat Informasi Kedatangan Pikap Impor dari India |
|
|---|
| Mobil Impor dari India Disebut Sudah Disalurkan ke KDMP, Desa di Karanganyar Belum Terima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Koperasi-Desa-Merah-Putih.jpg)