Breaking News

Kenaikan Harga Sembako di Boyolali

Permintaan Daging Sapi di Boyolali Masih Rendah, Diprediksi Baru Bakal Meningkat H-3 Lebaran

Sepekan jelang Lebaran, harga daging sapi di Boyolali menembus Rp 150 ribu per kilogram.

TribunSolo.com/Tri Widodo
HARGA TINGGI - Los pedagang daging sapi di pasar Boyolali kota, Senin (16/3/2026). Sepekan jelang lebaran, harga daging sapi tembus Rp 150 ribu. 

Ringkasan Berita:
  • Harga daging sapi di Boyolali naik tajam jelang Lebaran, tembus Rp 150 ribu/kg dari sebelumnya Rp 130 ribu
  • Daging ayam juga melonjak, dari Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 45 ribu/kg akibat harga ayam hidup naik
  • Permintaan saat ini masih rendah, tapi diprediksi meningkat mulai H-3 Lebaran; masyarakat tetap beli untuk tradisi Lebaran

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Sepekan jelang Lebaran, harga daging sapi di Boyolali menembus Rp 150 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak Sabtu pekan lalu dan diprediksi akan terus meningkat mendekati Hari Raya.

"Dari jagal sapi harganya sudah tinggi. Karena harga sapi hidup juga naik," kata Asih, pedagang daging sapi di Pasar Boyolali, Senin (16/3/2026).

HARGA TINGGI - Los pedagang daging sapi di pasar Boyolali kota, Senin (16/3/2026). Sepekan jelang lebaran, harga daging sapi tembus Rp 150 ribu.
HARGA TINGGI - Los pedagang daging sapi di pasar Boyolali kota, Senin (16/3/2026). Sepekan jelang lebaran, harga daging sapi tembus Rp 150 ribu. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Sebelumnya, harga daging sapi masih berada di kisaran Rp 130 ribu per kilogram.

Meski demikian, permintaan daging saat ini relatif rendah, terlihat dari kuantitas penjualan di pasar.

"Sehari (jualan) masih 1 kwintal. Kalau Lebaran bisanya meningkat 2 sampai 3 kali," ujarnya.

Diperkirakan, mulai H-3 Lebaran besok, permintaan daging sapi akan meningkat signifikan.

Daging Ayam Juga Mengalami Kenaikan Signifikan

Tak hanya daging sapi, harga daging ayam juga mengalami lonjakan.

Dari harga normal sekitar Rp 30 ribu per kilogram, saat ini daging ayam sudah menembus Rp 45 ribu per kilogram.

Penyebab utama kenaikan harga daging ayam adalah tingginya harga ayam hidup dari kandang.

Lonjakan harga ini menjadi perhatian masyarakat yang mulai menyiapkan konsumsi Lebaran.

Baca juga: Info Harga Pangan Boyolali : Beras dan Minyak Goreng Naik, Cabai Rawit Stabil Tinggi

Warga Anggap Kenaikan Harga Wajar

Beberapa warga menilai kenaikan harga daging jelang Lebaran wajar.

Meski mahal, masyarakat tetap membeli untuk memenuhi tradisi makan daging satu tahun sekali.

"Kita ya butuh lah. Istilahnya (makan daging dan aneka makanan lain) satu tahun sekali. Jadinya ya ga Eman-eman," kata Atik, salah satu pembeli.

Atik mengaku membeli dua kantong daging, satu kantong untuk dibuat bakso dan satu lagi untuk rendang.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved