Lebaran 2026

Terungkap, Ini Alasan Rest Area KM 487 B Boyolali Jadi Primadona Pemudik yang Melintas

Rest Area KM 487 B Boyolali jadi primadona pemudik yang melintas. Ini lantaran letaknya strategis.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
RAMAI. Kendaraan pemudik memadati rest area KM 487 B, di Teras, Boyolali, Rabu (25/3/2026). Meski cukup padat, kapasitas rest area masih mencukupi. Sejumlah titik parkir masih tersedia bagi kendaraan yang hendak berhenti. (TribunSolo.com/Tri Widodo) 

Ringkasan Berita:
  • Rest Area KM 487 B Boyolali jadi primadona pemudik, dengan rata-rata 190 kendaraan masuk per jam saat arus mudik dan balik.
  • Letaknya strategis di pertemuan jalur Tol Trans Jawa, membuat banyak pengemudi memilih beristirahat di lokasi tersebut.
  • Kepadatan di pintu masuk diantisipasi dengan 16 personel dan sistem buka-tutup rest area secara fleksibel.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Rest area KM 487 B di ruas Tol Trans Jawa wilayah Boyolali menjadi salah satu titik favorit atau primadona bagi pemudik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Tri Afandi, mengungkapkan tingginya minat pemudik singgah di rest area tersebut terlihat dari jumlah kendaraan yang masuk.

“Rata-rata kendaraan yang masuk ke rest area KM 487 Boyolali per jam sekitar 190 kendaraan, baik saat arus mudik maupun arus balik,” jelas AKP Tri Afandi, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, salah satu alasan utama rest area ini menjadi primadona adalah letaknya yang strategis.

Rest area KM 487 berada di titik pertemuan dua jalur utama Tol Trans Jawa, sehingga banyak pengemudi memilih berhenti sejenak untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan jauh.

Tingginya volume kendaraan yang hendak masuk kerap menyebabkan penumpukan di pintu masuk rest area.

RAMAI - Kendaraan pemudik memadati rest area KM 487 B, di Teras, Boyolali, Rabu (25/3/2026). Meski cukup padat, kapasitas rest area masih mencukupi. Sejumlah titik parkir masih tersedia bagi kendaraan yang hendak berhenti.
RAMAI - Kendaraan pemudik memadati rest area KM 487 B, di Teras, Boyolali, Rabu (25/3/2026). Meski cukup padat, kapasitas rest area masih mencukupi. Sejumlah titik parkir masih tersedia bagi kendaraan yang hendak berhenti. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas sedikit tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polres Boyolali menyiagakan 16 personel di Pos Pelayanan Rest Area KM 487.

Petugas juga ditempatkan di sepanjang jalur menuju pintu masuk guna mengurai kepadatan.

Apabila kapasitas parkir di dalam rest area sudah penuh, petugas akan mengarahkan pengemudi untuk melanjutkan perjalanan ke rest area berikutnya.

“Kendaraan yang menepi diarahkan ke rest area guna menghindari parkir di bahu jalan, karena hal itu bisa mengganggu arus lalu lintas,” tambahnya.

Selain itu, patroli juga rutin dilakukan di jalur tol untuk mencegah kendaraan berhenti di bahu jalan.

Sistem Buka-Tutup

Sementara itu, Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, menambahkan pihaknya menerapkan sistem buka-tutup rest area secara fleksibel guna mengatur arus kendaraan.

“Kami melakukan buka-tutup rest area secara fleksibel. Jika di pintu masuk sudah banyak kendaraan, kami tutup sementara dan dibuka kembali saat ada ruang parkir,” ujarnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved