Cuaca Solo Hari Ini

Solo Raya Diguyur Hujan Setelah Beberapa Hari Panas Terik, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Perubahan ini membuat suhu terasa lebih sejuk, terutama setelah periode panas yang cukup menyengat sejak pertengahan Maret 2026.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
WASPADA CUACA ESKTREM : Ilustrasi hujan deras di Wonogiri, belum lama ini. Sebagian wilayah Solo Raya diguyur hujan setelah beberapa hari terakhir dilanda cuaca panas terik, BMKG ungkap penyebabnya. 

Ringkasan Berita:
  • Solo Raya diguyur hujan setelah beberapa hari panas terik, membuat suhu terasa lebih sejuk.
  • Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, panas dipicu gerak semu matahari, minim awan, dan angin lemah.
  • Hujan terjadi karena pancaroba dan dinamika atmosfer (MJO, gelombang udara, siklon), warga diminta waspada cuaca berubah cepat.

 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebagian wilayah Solo Raya akhirnya diguyur hujan setelah beberapa hari terakhir dilanda cuaca panas terik.

Perubahan ini membuat suhu terasa lebih sejuk, terutama setelah periode panas yang cukup menyengat sejak pertengahan Maret 2026.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi panas yang terjadi sebelumnya merupakan fenomena yang wajar dan dipengaruhi beberapa faktor atmosfer.

Baca juga: Aksi Nekat Pencopet di Masjid Merdeka Sukoharjo, Rampas HP di Genggaman Tangan Pemudik yang Tidur

Dipicu Gerak Semu Matahari dan Minim Awan

BMKG mencatat pada periode 16–19 Maret 2026, sejumlah wilayah Indonesia mengalami suhu tinggi, bahkan mencapai lebih dari 35 derajat Celsius.

Cuaca panas ini dipengaruhi oleh gerak semu Matahari, yang membuat penyinaran lebih optimal ke permukaan bumi.

Selain itu, berkurangnya tutupan awan serta kecepatan angin yang relatif lemah menyebabkan panas terasa lebih menyengat.

Kondisi ini juga dirasakan di wilayah Jawa, termasuk Solo Raya, yang sempat mengalami hari-hari terik dengan minim hujan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 : BMKG Prediksi Turun Hujan Sedang

Hujan Kembali Turun Saat Peralihan Musim

Meski sempat panas, BMKG menyebut hujan masih berpotensi terjadi karena Indonesia saat ini berada dalam masa peralihan menuju musim kemarau.

Dalam periode 20–25 Maret 2026, cuaca didominasi hujan ringan hingga sedang di berbagai wilayah, termasuk Jawa Tengah.

Bahkan, beberapa daerah lain mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi.

Hujan yang mulai turun di Solo Raya merupakan bagian dari pola ini, di mana atmosfer masih cukup labil dan mendukung pembentukan awan hujan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 : Mayoritas Turun Hujan Sedang

Pengaruh Dinamika Atmosfer Global

BMKG menjelaskan bahwa hujan yang terjadi juga dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global dan regional.

Salah satunya adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) serta gelombang atmosfer seperti Kelvin dan Rossby.

Fenomena ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah, termasuk Jawa Tengah.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved