Bocah Tenggelam di Karanganyar

Anak yang Diduga Tenggelam di Dam Colo Karanganyar Dikenal Sangat Aktif dan Senang Bermain Air

Keberadaan terakhir korban terlihat di CCTV dan oleh warga, yang sempat takut karena mengira korban hantu.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
PENCARIAN - Proses pencarian bocah hilang. Seorang bocah berusia 8 tahun, Faiz Khourun Nizam, dilaporkan hilang pada Minggu (29/3/2026) dini hari dan diduga tenggelam di Sungai DAM Colo, Desa Nangsri, Karanganyar. 

Ringkasan Berita:
  • Bocah 8 tahun, Faiz Khourun Nizam, anak berkebutuhan khusus, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai DAM Colo, Karanganyar, Minggu dini hari.
  • Korban tinggal dengan ibu dan neneknya, sementara ayahnya merantau; pengawasan di rumah ketat.
  • Keberadaan terakhir korban terlihat di CCTV dan oleh warga, yang sempat takut karena mengira korban hantu.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bocah 8 tahun dialporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai DAM Colo, Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (29/3/2026).

Diketahui, korban bernama Faiz Khourun Nizam merupakan seorang anak berkebutuhan khusus yang suka dengan air.

Ketua RT 2 RW 11 Dukuh Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar Muslih (43) membenarkan informasi tersebut.

"Anaknya berkebutuhan khusus (ABK), sangat aktif sekali dan yang paling disukai itu air," kata Muslih, Senin (30/3/2026) kepada TribunSolo.com.

Muslih mengatakan, sosok orangtua korban masing-masing ayahnya seorang pegawai di Provinsi Lampung, sementara ibunya seorang guru TK.

Baca juga: Terungkap, Bocah Hilang Diduga Tenggelam di Sungai DAM Colo Karanganyar Ternyata Berkebutuhan Khusus

Ia mengatakan korban tinggal bersama ibu dan neneknya dengan pengawasan ketat.

"Tinggal di sini dengan ibu dan nenek, sedangkan ayah merantau di Lampung sebagai pegawai CPNS, dan pengawasan korban di rumah selalu terjaga dan ketat," kata dia.

Dia mengatakan, keberadaan korban terakhir terlihat saat melihat kamera CCTV milik warga.

Selain itu, ada warga yang melihat keberadaan terakhir korban namun ketakutan karena mengira korban itu hantu.

"Saat itu korban terlihat di kamera CCTV pukul 02.00 WIB, dan ada warga yang melihat, tapi ketakutan karena mengira korban hantu, hingga perjalanan sampai rumah dengan motor warga itu ketakutan sampai rumah, sempat mengintip dan melihat korban itu melintasi rumahnya," kata dia.

Kronologi

Sebelumnya diketehui menghilang, korban berada di rumah dan disuruh tidur oleh neneknya sekira pukul 01.00.

Selang satu jam kemudian, sekira pukul 02.00 WIB, neneknya mengecek di kamar dan tidak menemukan korban.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved