Bocah Tenggelam di Karanganyar

Tragis! Bocah yang Hilang di DAM Colo Karanganyar Ditemukan di Penyaring Sampah Malangsari

Tubuhnya ditemukan di area penyaring sampah di aliran air wilayah Dusun Malangsari, Desa Malanggaten, Kecamatan Kebakkramat.

|
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
DITEMUKAN TAK BERNYAWA - Warga berkerumun melihat lokasi penemuan bocah 8 tahun yang sempat hilang dan tenggelam di sungai DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar pada Selasa (31/3/2026) siang. Bocah itu ditemukan tak bernyawa di Desa Malanggaten, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. 

Ringkasan Berita:
  • Anak berkebutuhan khusus berusia 8 tahun asal Kebakkramat ditemukan meninggal di siphon Malangsari.
  • Jarak dari titik hilang ke lokasi penemuan sekitar 3–5 kilometer.
  • Evakuasi berlangsung cepat, jenazah dibawa ke RSUD Kartini untuk pemeriksaan.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) berusia 8 tahun asal Kebakkramat, Karanganyar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di saringan air atau siphon Malangsari, Selasa (31/3/2026).

Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian yang dilakukan tim SAR sejak korban dilaporkan hilang.

Korban diketahui bernama Faiz Khairul Nizam.

PINGSAN - Ibu Faiz Khairul Nizam (8) pingsan di tengah kerumunan pelayat di Dukuh Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Selasa (31/3/2026). Sang putra ditemukan meninggal dunia usai sempat hilang di DAM Colo, Kebakkramat, Karanganyar sejak Minggu (29/3/2026). 
PINGSAN - Ibu Faiz Khairul Nizam (8) pingsan di tengah kerumunan pelayat di Dukuh Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Selasa (31/3/2026). Sang putra ditemukan meninggal dunia usai sempat hilang di DAM Colo, Kebakkramat, Karanganyar sejak Minggu (29/3/2026).  (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Tubuhnya ditemukan di area penyaring sampah di aliran air wilayah Dusun Malangsari, Desa Malanggaten, Kecamatan Kebakkramat.

Kasubsie Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Solo, Basuki, menjelaskan waktu dan lokasi penemuan korban.

"Survivor kami berhasil ditemukan Sipon Malangsari, Desa Malanggaten, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, yang jarak titik lokasi hilang sampai ditemukan sekira 3-5 kilometer," kata Basuki, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Tak Kuasa Menahan Duka, Ibu Bocah Tewas di DAM Colo Karanganyar Pingsan di Tengah Kerumunan Pelayat

Ia menambahkan, proses evakuasi berjalan cepat setelah korban ditemukan.

Tim SAR hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mengangkat tubuh korban dari lokasi penyaring air tersebut.

Kondisi korban saat ditemukan berada di bagian saringan sampah, yang menjadi titik akhir aliran air di lokasi tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Kartini Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawah ke RSUD Kartini untuk dicek dan dimandikan," kata dia.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban, sekaligus menjadi perhatian akan pentingnya pengawasan, terutama bagi anak berkebutuhan khusus.

Apa itu Siphon?

Siphon atau sering disebut juga sipon adalah salah satu struktur dalam sistem pengairan yang berfungsi untuk mengalirkan air melewati rintangan, seperti jalan, sungai lain, atau saluran yang lebih rendah.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved