Jalan Berlubang di Karanganyar

Jalan Berlubang Sedalam 40 Cm di Karanganyar Ini Kerap Picu Kecelakaan, Warga Minta Perbaikan Total

Lubang-lubang besar menganga di sepanjang jalan bahkan mencapai kedalaman sekitar 40 sentimeter dan memicu kecelakaan bagi pengguna jalan.

|
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
JALAN BERLUBANG - Kondisi jalan di Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Minggu (13/4/2026). Lubang-lubang besar menganga di sepanjang jalan bahkan mencapai kedalaman sekitar 40 sentimeter dan memicu kecelakaan bagi pengguna jalan. Perbaikan jalan ini baru dilakukan setelah Karang Taruna setempat turun tangan menguruk lubang, yang kemudian disusul perbaikan tambal sulam oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan di Dusun Songgorunggi rusak parah dengan lubang hingga 40 cm.
  • Sudah ditambal sulam beberapa kali, namun cepat rusak kembali.
  • Warga berharap perbaikan total karena sudah sebabkan kecelakaan.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kondisi jalan di Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar sempat memprihatinkan sebelum akhirnya diperbaiki secara tambal sulam.

Lubang-lubang besar menganga di sepanjang jalan bahkan mencapai kedalaman sekitar 40 sentimeter dan memicu kecelakaan bagi pengguna jalan.

Perbaikan baru dilakukan setelah Karang Taruna setempat turun tangan menguruk lubang, yang kemudian disusul perbaikan tambal sulam oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Namun, perbaikan ini belum menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

Kondisi jalan di Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar
JALAN BERLUBANG - Kondisi jalan di Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Minggu (13/4/2026). Lubang-lubang besar menganga di sepanjang jalan bahkan mencapai kedalaman sekitar 40 sentimeter dan memicu kecelakaan bagi pengguna jalan. Perbaikan jalan ini baru dilakukan setelah Karang Taruna setempat turun tangan menguruk lubang, yang kemudian disusul perbaikan tambal sulam oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dusun Songgorunggi, Ismail Saleh, mengungkapkan jalan tersebut sebelumnya juga pernah diperbaiki dengan metode serupa pada akhir 2025, namun kembali rusak dalam waktu singkat.

"Terakhir Desember 2025, sebelum puasa sudah ada perbaikan namun hanya tambal sulam, kemudian jalan itu rusak lagi dan Karang Taruna Dusun Songgorunggi turun tangan dengan diuruk, hingga akhirnya, jalan itu ditambal sulam lagi," kata Ismail, Minggu (12/4/2026).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Karanganyar Senin 13 April 2026 : Hujan Ringan Merata di Seluruh Wilayah

Sebelum dilakukan penanganan, kondisi jalan dinilai membahayakan karena lubang yang cukup dalam.

"Jalan itu sebelum diuruk Karang Taruna kondisi lubangnya terlalu dalam, sekira 40 sentimeter, ada warga yang jatuh, karena lubang itu," kata Ismail.

Kerusakan Hampir 1,1 Kilometer

Kerusakan terjadi hampir di seluruh ruas jalan sepanjang sekitar 1,1 kilometer, mulai dari gapura utara hingga selatan dusun.

Bahkan, pengendara harus bergantian melintas karena sebagian besar badan jalan dipenuhi lubang.

"Jadi motor yang lewat situ harus gantian, dan hanya beberapa sentimeter yang tersisa yang jalan bagus, kiri kanan jalan kondisinya lubang jalan besar," ungkap dia.

Sebabkan Kecelakaan

Akibat kondisi tersebut, sejumlah kecelakaan tunggal sempat terjadi, meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

"Kalau catatan dari warga sini ada 3 orang tapi tidak parah, hanya kepleset dan kaget, kami berharap jalan itu bisa diperbaiki penuh, tidak hanya tambal sulam," harap dia.

Baca juga: Hindari Jalan Berlubang, Dua Truk Bak Terlibat Adu Banteng di Jalan Randusari Boyolali

Menurut Ismail, kerusakan jalan cepat kembali terjadi karena genangan air saat hujan, sehingga perbaikan tambal sulam dinilai tidak cukup efektif.

"Desember 2025 jalan itu pernah diperbaiki namun tambal sulam, namun sering tergenang air saat hujan turun, jadi kondisinya rusak lagi," kata dia.

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved