Makan Bergizi Gratis di Klaten

Diduga Keracunan MBG, 31 Siswa dan 3 Guru di Klaten Alami Diare dan Mual

Dugaan keracunan MBG terjadi di SMPN 1 Kalikotes. Ada puluhan siswa dan guru yang mengalami ini.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
ILUSTRASI - Suasana proses penyiapan MBG beberapa waktu lalu. Di Klaten ada kasus dugaan keracunan MBG di SMPN 1 Kalikotes. 

Ringkasan Berita:
  • Dugaan keracunan MBG terjadi di SMPN 1 Kalikotes, Klaten. Sebanyak 31 siswa dan 3 guru dilaporkan mengalami gejala seperti diare, pusing, mual, muntah, dan sakit perut.
  • Sebagian korban telah diperiksa di klinik dan puskesmas, dengan satu guru terindikasi mengalami keracunan berdasarkan hasil observasi dokter.
  • Sekolah bersama SPPG dan Koramil sepakat menghentikan sementara program MBG selama dua minggu mulai 10 April 2026 untuk mencegah trauma.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) mencuat di Klaten

Salah satu SMP yang terdampak yakni SMPN 1 Kalikotes Klaten

Dalam keterangan tertulis SMPN 1 Kalikotes, didapatkan laporan sebanyak 31 siswa dan 3 guru yang sakit. 

Diantaranya terkena diare, sakit perut, pusing, mual, muntah, dan mulas.

Sebagian sudah dibawa ke Klinik maupun Puskesmas terdekat untuk diperiksa. 

Hasil pemeriksaan observasi dokter, salah satu guru terindikasi alami keracunan. 

Usai insiden ini terjadi, pihak sekolah melakukan pertemuan dengan pihak SPPG dan Koramil pada 9 April 2026.

Dalam pertemuan ini, disampaikan keluhan secara jujur, transparan dengan penuh kesadaran. 

Dari pertemuan tersebut, disepakati untuk menghentikan pelayanan MBG sementara selama 2 minggu mulai Jumat (10/4/2026). 

Langkah ini diambil, guna menghindari trauma anak-anak dan guru ketika membuka ompreng MBG.

SIDAK MBG - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah dan SPPG pada Sabtu (11/4/2026). Dugaan keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Klaten
SIDAK MBG - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah dan SPPG pada Sabtu (11/4/2026). Dugaan keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Klaten (TribunSolo.com/Istimewa)

Kesaksian Siswa

Salah satu siswa, R mengatakan sempat menyantap hidangan yang disajikan. 

"Makan ayam, sama jamurnya," ujarnya kepada wartawan belum lama ini. 

Sesaat setelah memakan hidangan, ia merasakan pusing hingga muntah. 

Baca juga: Kesaksian Siswa di Klaten Pusing hingga Muntah Setelah Santap Menu MBG, Ada Ayam dan Jamur

"Pusing, perut sakit, terus muntah-muntah. Di sekolah sama di rumah," jelasnya. 

Kondisi tersebut, ia rasakan saat makanan habis disantap. 

"Ayamnya (ada) bau, jamurnya masih mentah, enggak enak kok jamure," paparnya. 

"Kan itu udah habis toh (makanan), baru nyadari kulitnya bau. Terus muntah-muntah," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved