Makan Bergizi Gratis di Klaten

Dua Sekolah di Klaten Diduga Alami Keracunan MBG, Menu Makanan Jadi Sorotan

Dugaan keracunan makanan MBG di Klaten, 81 siswa SMPN 1 Kalikotes terdampak.

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Istimewa
SIDAK MBG - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah dan SPPG pada Sabtu (11/4/2026). Dugaan keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Klaten 

Ringkasan Berita:
  • Dugaan keracunan makanan MBG terjadi di Klaten, menimpa SMPN 1 Kalikotes dan SMKN 1 Klaten akibat menu tak layak konsumsi.
  • Sebanyak 81 siswa dan 2 guru SMPN 1 Kalikotes terdampak, dengan gejala muntah setelah makan ayam dan menu bermasalah.
  • Bupati Klaten lakukan sidak, layanan MBG dihentikan sementara, hasil lab ditunggu untuk evaluasi bersama BGN.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Dugaan keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Klaten.

Insiden ini melibatkan SMPN 1 Kalikotes dan SMKN 1 Klaten dalam beberapa hari terakhir.

Kasus ini memicu perhatian serius dari pemerintah daerah, menyusul laporan puluhan siswa yang mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Kronologi Dugaan Keracunan di SMPN 1 Kalikotes

Di SMPN 1 Kalikotes, dugaan keracunan terjadi pada 2 dan 7 April 2026.

Pihak sekolah mengungkapkan temuan makanan yang diduga menjadi penyebab.

Pada 2 April 2026, ditemukan menu sayur wortel yang berlendir serta lele goreng yang belum matang.

Meski demikian, tidak ada laporan keluhan dari siswa pada hari tersebut.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada 7 April 2026.

Pihak sekolah menemukan olahan ayam yang berbau amis, belum matang, terdapat belatung, dan masih ada bulu.

Akibatnya, sejumlah siswa mengalami muntah setelah mengonsumsi makanan.

Bahkan, ditemukan pula lalat hijau di dalam ompreng makanan siswa.

Temuan tersebut langsung dikoordinasikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Satya Haprabu.

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah meminta penghentian sementara layanan MBG selama dua minggu, terhitung mulai 10 April 2026.

Dugaan Keracunan di SMKN 1 Klaten

Sementara itu, dugaan keracunan juga terjadi di SMKN 1 Klaten pada 8 April 2026.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved