Kecelakaan Kereta Api di Klaten
Tertemper KA Parcel Selatan di Wonosari Klaten, Pria Tanpa Identitas Tewas
Warga kawasan Dukuh Jetis, Desa Boto dikagetkan dengan seorang pria yang tertemper kereta api.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Pria tanpa identitas tewas tertemper KA Parcel Selatan di jalur rel Dukuh Jetis, Wonosari, Klaten, Sabtu (25/4/2026) dini hari.
- Korban diduga berada di pinggir rel lalu menuju tengah saat kereta mendekat hingga terpental sekitar 10 meter.
- Korban tanpa identitas, diduga ODGJ, dievakuasi ke RS Soeradji Tirtonegoro dengan luka parah di kepala.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Seorang pria tanpa identitas tewas usai tertemper kereta api (KA) Parcel Selatan di jalur kereta api wilayah Dukuh Jetis, Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.
Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Kejadian malam, diketahui pukul 00.53 WIB," ujarnya pada Sabtu (25/4/2026).
Kereta tersebut diketahui berjalan dari arah Solo menuju Yogyakarta, dengan lokomotif CC 201 83 16 tujuan Malang–Purwokerto.
Suwoto memaparkan, berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya berada di pinggir rel dan menuju tengah rel saat kereta mendekat.
"Saksi pada saat itu melihat korban ada di pinggir rel kereta, setelah kereta mendekat korban malah menuju ke tengah rel," jelasnya.
Akibatnya, korban tertemper kereta api hingga terpental sejauh 10 meter.
Korban diketahui tidak membawa identitas.
"Korban laki-laki dewasa tanpa identitas. Sementara diduga ODGJ," ucapnya.
Lokasi Kejadian di Badan Jalan Rel
Lokasi kejadian bukan berada di perlintasan kereta api.
"Lokasi kejadian merupakan badan jalan rel kereta, bukan merupakan bidang perlintasan, sehingga tidak ada petugas yang berjaga," paparnya.
"Korban dimungkinkan mau menyeberang dan kurang hati-hati, sehingga tidak mendengar atau mengetahui ketika kereta api melintas," kata Suwoto.
Baca juga: Viral Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Dosen FKIP UNS Solo, Bermula dari Pertemuan di Kereta
Jasad korban kemudian dievakuasi oleh relawan Delanggu, kepolisian, serta petugas KAI.
Jasad kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro.
Warga yang ditemui di sekitar lokasi, Budi, mengatakan korban bukan dari warga sekitar lokasi kejadian.
"Bukan dari sini, soalnya tidak ada keluarga yang datang melihat," ujarnya kepada TribunSolo.com.
Kondisi korban diketahui mengalami luka parah pada bagian kepala. (*)
| Kata Penjaga Perlintasan soal KA Gaya Baru vs Toyota Agya di Klaten: Pertama Kali dalam 4 Bulan Jaga |
|
|---|
| Cek Lokasi KA Gaya Baru vs Toyota Agya di Klaten, Dishub : Paling Tidak Ada Penjaga, Meski Sementara |
|
|---|
| Haru Pemakaman Korban Kecelakaan KA Gaya Baru Malam, Ayah dan Anak Dikubur Berdampingan di Lamongan |
|
|---|
| 5 Fakta Kecelakaan KA Gaya Baru dengan Toyota Agya di Klaten: Kondisi Mobil Ringsek Parah |
|
|---|
| Imbas Kecelakaan KA Gaya Baru vs Toyota Agya di Klaten, 4 Perjalanan Kereta Alami Keterlambatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Terptemper-istimewa-43.jpg)