Sejarah Kuliner Legendaris

Sejarah Sego Berkat, dari Hidangan Hajatan Menjelma jadi Kuliner Khas Wonogiri

Sego berkat yang secara harfiah berarti "nasi berkat" bukanlah makanan baru bagi masyarakat Jawa, terutama di Wonogiri.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
KULINER WONOGIRI - Sego Berkat di Rumah Makan Nila Kencana yang berada di Jalan Raya Wonogiri-Pracimantoro, Desa Sendang Wonogiri. Beginilah sejarah sego berkat. 

Ringkasan Berita:
  • Sego berkat khas Wonogiri adalah tradisi hajatan di Solo Raya, simbol berbagi rezeki, biasanya dibungkus daun jati beraroma khas.
  • Isinya beragam: bihun, semur, terik, tempe bacem; bahkan bisa pakai nasi tiwul/jagung.
  • Masih populer hingga kini, dijual murah Rp5–12 ribu dan digemari, termasuk oleh Susilo Bambang Yudhoyono.

 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kuliner sego berkat adalah salah satu makanan adat di wilayah Solo Raya.

Sego berkat yang secara harfiah berarti "nasi berkat" bukanlah makanan baru bagi masyarakat Jawa, terutama di Wonogiri.

Ia telah lama menjadi bagian dari tradisi hajatan seperti pernikahan, khitanan, maupun selamatan.

Baca juga: Mantra Lokal Tampilkan Sisi Lain Masakan Nusantara, dari Sejarah hingga Asal Muasalnya

Asalnya diyakini dari wilayah Pacitan dan Wonogiri, di mana nasi berkat secara tradisional dibungkus dengan daun jati, bukan kardus atau plastik seperti sekarang.

Keberadaan pohon jati yang melimpah di daerah ini membuat daun jati menjadi pembungkus utama yang mudah diperoleh.

Selain ramah lingkungan, daun jati juga memberikan aroma khas yang menggugah selera.

Alih-alih memberikan souvenir berbentuk pernak-pernik, masyarakat Jawa memilih sego berkat sebagai oleh-oleh bagi para tamu yang datang ke hajatan.

Ini bukan sekadar makanan, melainkan simbol berbagi rezeki dan keberkahan.

Setiap tamu biasanya mendapatkan satu bungkus sego berkat yang dibungkus dengan rapi menggunakan daun jati.

Meski tampil sederhana, isi dan rasa sego berkat seringkali mengundang nostalgia dan kebahagiaan tersendiri.

Ilsutrasi nasi berkatan
KULINER SOLO RAYA - Ilustrasi nasi berkatan (ISTIMEWA)

Baca juga: Kecelakaan Maut Tugu Wisnu Solo, Sopir Truk Akui Ikuti Kontainer Terobos Lampu Kuning

Isi Lauk Sego Berkat

Lauk dalam sego berkat bisa bervariasi, namun umumnya terdiri dari tiga hingga lima jenis masakan rumahan.

Beberapa yang paling sering ditemukan antara lain:

- Bihun goreng

- Semur daging

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved