Fakta Menarik Tentang Klaten
Penjelasan Kenapa Banyak Candi Ditemukan di Klaten, Konon Ini Asal-usulnya
Ya, Klaten menyimpan banyak kompleks candi bercorak Hindu-Buddha yang dibangun sejak masa Kerajaan Mataram Kuno.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Klaten memiliki banyak candi karena menjadi bagian pusat Kerajaan Mataram Kuno dan wilayahnya subur, dekat Gunung Merapi, serta ideal untuk pembangunan candi menurut aturan kuno.
- Candi berfungsi sebagai tempat ibadah, ritual, penghormatan raja, dan pusat spiritual, mencerminkan tingginya nilai religius dan budaya masa lalu.
- Beberapa candi terkenal: Candi Prambanan, Candi Sewu, Candi Plaosan, hingga Candi Lumbung, Sojiwan, Bubrah, Merak, dan Gana.
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai Kota Seribu Umbul.
Klaten yang menjadi jalur penghubung Solo-Yogyakarta dikenal luas juga memiliki banyak candi yang kini jadi destinasi wisata.
Ya, Klaten menyimpan banyak kompleks candi bercorak Hindu-Buddha yang dibangun sejak masa Kerajaan Mataram Kuno.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Klaten : Nikmati Segarnya Hidden Gem Umbul Kroman, Sumber Mata Air Alami
Selain menjadi destinasi wisata sejarah, candi-candi ini juga menjadi saksi perkembangan peradaban Nusantara.
Pengamatan TribunSolo.com, ada beberapa candi di Klaten.
Dari candi yang masih bagus strukturnya karena pemugaran hingga candi yang sudah rusak parah menyisakan puing-puing saja karena termakan usia.
Ketika TribunSolo.com mengunjungi beberapa candi Klaten, atmosfer kejayaan kerajaan tempo dulu langsung terasa.
Nuansa sakral dan tenang langsung bercampur menjadi satu.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Sukoharjo Rabu 6 Mei 2026 : Mayoritas Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
Lantas, kenapa banyak candi ditemukan di Klaten? Berikut sejarahnya yang dikutip dari berbagai sumber:
Menurut AJI Artbanu Wishnu dalam buku Candi-Candi di Jawa Tengah dan Yogyakarta, candi merupakan representasi Gunung Mahameru, tempat bersemayam para dewa.
Pada masa kerajaan, fungsi candi sangat penting, antara lain:
- Tempat peribadatan dan ritual keagamaan
- Lokasi pemujaan dewa-dewa Hindu-Buddha
- Tempat penghormatan untuk raja atau tokoh penting
- Pusat kegiatan spiritual dan meditasi
- Candi-candi di Klaten merupakan bukti tingginya nilai religius dan budaya pada masa kerajaan.
Baca juga: Aksi Konvoi Lulusan di Jogonalan Klaten Berujung Penindakan, 12 Pelajar Terjaring, Motor Kena Sita
Klaten Merupakan Daerah Subur dan Ideal untuk Pembangunan Candi
Pembangunan candi pada masa lalu tidak dilakukan sembarangan.
Masyarakat Jawa Kuno mengikuti Kitab Manasara Silpasastra dari India sebagai pedoman arsitektur suci.
Salah satu syarat utama pendirian candi adalah lokasi yang subur.
| Asal-usul Nama Desa Boto Wonosari Klaten : Diyakini Ada Makam Mbah Menggung Eks Prajurit Diponegoro |
|
|---|
| Penjelasan Kenapa Klaten Punya Banyak Umbul Bermata Air Jernih, Berkah dari Gunung Merapi |
|
|---|
| Asal-usul Nama Desa Juwiring di Klaten : Ada Legenda Ki Ageng Juwiring yang Diutus Kerajaan Demak |
|
|---|
| Asal-usul Nama Desa Wunut di Klaten : Punya Umbul Pelem yang Bawa Berkah Bagi Warganya |
|
|---|
| Asal-usul Nama Desa Girpasang di Klaten : Ada Legenda Ki Trunosono Membuka Lahan di Lereng Merapi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Potret-Candi-Sojiwan-di-Dukuh-Kalongan.jpg)