Penculikan Anak di Sragen

Kepergok Curi Motor di Gemolong Sragen, Pasangan Kekasih Kabur dan Sembunyi di Gedung Sekolah

Pasangan kekasih pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tertangkap warga di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Kamis (7/5/2026).

Tayang:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Tri Widodo
TribunSolo.com/Istimewa
KEKASIH CURI MOTOR - Sepasang kekasih berpelukan setelah ketahuan mencuri motor di wilayah Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Kamis (7/5/2026). Alasan pelaku melakukan pencurian itu karena faktor ekonomi. 
Ringkasan Berita:
 
  • Pasangan kekasih pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Kamis (7/5/2026), sempat kabur usai membawa motor milik warga. 
  • Aksi mereka diketahui korban yang langsung berteriak maling hingga memicu pengejaran warga. Kedua pelaku akhirnya bersembunyi di gedung MTSN 6 Sragen di Dukuh Dempul, Desa Ngembat Padas. 
  • Warga menemukan keduanya setelah melihat motor curian berada di sekitar sekolah. Pelaku kemudian diamankan warga dan diserahkan kepada polisi.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pasangan kekasih pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang tertangkap warga di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Kamis (7/5/2026), sempat kabur dan bersembunyi di gedung sekolah.

Kedua pelaku diketahui bersembunyi di gedung MTsN 6 Sragen yang berada di Dukuh Dempul, Desa Ngembat Padas, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, saat dikejar warga.

Baca juga: Pria Tenggelam di Sungai Mungkung Sragen Ditemukan Meninggal, Tim SAR Evakuasi Korban

Baca juga: Sepasang Kekasih Ditangkap Mencuri Motor di Sragen, Ternyata Pernah Beraksi di Lokasi Lain

Ketua RW 03 Dukuh Dempul, Desa Ngembat Padas, Sukardi (62), mengatakan peristiwa itu bermula saat pelaku pria membawa kabur sepeda motor milik korban yang terparkir di depan rumah korban di Jalan Solo-Purwodadi, Dukuh Godegan, RT 001/RW 01, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.

“Setelah pelaku pria mengambil motor korban, pelaku perempuan kemudian duduk di jok dan ikut melarikan diri. Korban lalu meneriaki mereka maling sehingga warga melakukan pengejaran,” ujar Sukardi saat ditemui TribunSolo.com, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, aksi kejar-kejaran antara warga dan pelaku berlangsung hingga kawasan MTSN 6 Sragen di Dukuh Dempul.

Menurutnya, pelaku akhirnya berhenti karena mengira jalan di sekitar lokasi tersebut buntu.

“Melihat situasi itu, kedua pelaku kemudian masuk ke gedung MTSN 6 Sragen untuk bersembunyi,” katanya.

Warga kemudian menemukan sepeda motor hasil curian berada di sekitar area sekolah sehingga melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Setelah dicari, keduanya ditemukan bersembunyi di pojok bangunan bagian atas,” jelas Sukardi.

Setelah berhasil ditemukan, warga meminta kedua pelaku turun sebelum akhirnya diamankan sambil menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi.

“Pelaku kemudian diamankan warga dan diserahkan kepada polisi,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved